Manfaat Pijat Perineum untuk Lancarkan Persalinan

25 April 2022 8:56
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ilustrasi ibu hamil yang akan melahirkan. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu hamil yang akan melahirkan. Foto: Shutter Stock
ADVERTISEMENT
Saat melahirkan, ibu berisiko mengalami robekan pada bagian perineum. Mengutip laman American Pregnancy Association, perineum meliputi area di belakang vagina dan vulva yang menuju ke anus dan rektum, serta bagian belakang jalan lahir.
ADVERTISEMENT
Meskipun perineum merupakan jaringan yang kuat, beberapa wanita memiliki perineum yang tidak fleksibel. Hal itu dapat menyebabkan robekan pada perineum saat melahirkan. Mengutip Healthline, 40 – 80 persen wanita mengalami robekan saat persalinan pervaginam. Akibatnya, bagian tersebut perlu dijahit dan berisiko memperpanjang masa pemulihan setelah melahirkan.
Nah Moms, untuk mencegah hal tersebut, Anda dapat melakukan pijat perineum jelang melahirkan. Pijat perineum adalah tindakan untuk meregangkan dan memanipulasi jaringan perineum menggunakan satu atau dua jari. Pijat ini dapat dilakukan sendiri atau dengan bantuan suami.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020

Manfaat Pijat Perineum untuk Proses Persalinan

Ilustrasi ibu hamil. Foto: aslysun/Shuttterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu hamil. Foto: aslysun/Shuttterstock
Pijat perineum selama beberapa minggu menjelang persalinan dapat merelaksasi dan meregangkan jaringan perineum. Pijatan lembut pada bagian tersebut dapat menjaga jaringan perineum tetap fleksibel dan dapat meregang secara alami saat melahirkan. Pijat perineum juga memungkinkan ibu untuk melatih pernapasan, sehingga bisa lebih rileks selama persalinan.
ADVERTISEMENT
Selain itu, pijat perineum juga menurunkan risiko robekan pada area tersebut. Sekitar 1 dari 15 wanita yang rutin melakukan pijat perineum tidak memerlukan episiotomi atau mengalami robekan yang membutuhkan jahitan. Pun jika ibu tetap mengalami robekan, hal tersebut tidak akan terlalu parah dan dapat menurunkan kebutuhan jahitan sebesar 10 persen.

Kapan Harus Melakukan Pijat Perineum?

Ilustrasi ibu hamil. Foto: Mila Supinskaya Glashchenko/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu hamil. Foto: Mila Supinskaya Glashchenko/Shutterstock
Para ahli merekomendasi pijat perineum dilakukan pada usia kehamilan antara 34 dan 36 minggu. Ada yang melakukannya sekali atau dua kali seminggu, ada pula yang melakukannya setiap hari selama lima menit. Anda dapat berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu untuk menentukan waktu yang cocok sesuai kondisi Anda.

Langkah-langkah Melakukan Pijat Perineum

  1. Cuci tangan dan potong kuku untuk menghindari goresan pada bagian kulit halus di perineum.
  2. Cari posisi yang nyaman. Anda dapat berbaring dengan kaki terbuka dan lutut ditekuk atau berdiri dengan satu kaki di atas kursi secara bergantian.
  3. Olesi tangan Anda menggunakan minyak alami atau pelumas vagina, kemudian pijat pada bagian area vagina menggunakan satu atau dua jari. Setelah itu, tekan ibu jari di sepanjang area vagina sampai ke arah anus. Anda dapat menggunakan cermin untuk memastikan tempatnya sudah tepat atau belum.
  4. Pertahankan posisi jari selama 1 – 2 menit. Setelah itu, lakukan gerakan keluar-masuk berbentuk U secara lambat.
  5. Tetap rileks selama melakukan pijatan dan cukup lakukan proses ini selama lima menit.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020