Masak Bareng Anak Bisa Bantu Bangun Rasa Percaya Diri, Ini Kata Ahli

Moms, mengajak anak memasak bersama di dapur mungkin terlihat seperti kegiatan sederhana. Padahal, memilih bahan makanan, mencuci sayuran, hingga membantu menyiapkan hidangan, semuanya bisa menjadi pengalaman belajar yang berharga bagi si kecil.
Selain mengenalkan anak pada makanan sehat, kegiatan memasak bersama juga dapat membantu melatih kemandirian, keterampilan, dan rasa percaya diri anak. Mereka tidak hanya menikmati makanan yang sudah jadi, tetapi juga terlibat dalam proses pembuatannya.
Psikolog Klinis Senior, Ratih Ibrahim, M.M., Psikolog menjelaskan bahwa proses menyiapkan makanan bersama keluarga dapat memberikan pengalaman berharga bagi anak. Sebab, anak ikut terlibat sejak memilih bahan hingga menikmati hasilnya bersama-sama.
“Karena dia bekerja dengan tangannya, kemudian dia mengolah sendiri, dan dimakan bersama-sama, itu kan membangun harga diri ya, rasa percaya diri selain keterampilan untuk menyediakan makanan,” ujar Ratih saat ditemui kumparanMOM pada diskusi media Pencernaan Sehat, Kecerdasan Optimal, di Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (8/10).
Manfaat Memasak Bersama untuk Membangun Rasa Percaya Diri Anak
Menurut Ratih, keterlibatan anak dalam proses menyiapkan makanan memberikan kesempatan bagi mereka untuk merasakan pencapaian. Anak memiliki peran dalam kegiatan keluarga, belajar melakukan sesuatu dengan tangannya sendiri, dan melihat hasil dari usaha yang telah dilakukan.
“Bayangin ya, sebuah upaya yang dilakukan, dinikmati bersama-sama seluruh keluarga, itu menjadi achievement loh. Bikin punya self-esteem, bikin punya rasa percaya diri,” lanjutnya.
Pengalaman memasak bersama ini dapat menjadi salah satu cara bagi orang tua untuk membantu anak merasa mampu dan dihargai. Ketika anak diberi kesempatan untuk berkontribusi, mereka dapat belajar bahwa usaha yang dilakukan memiliki arti bagi dirinya maupun keluarga.
Cara Mengajak Anak Memasak Bersama di Rumah
Moms, tidak perlu langsung mengajak si kecil membuat hidangan yang membutuhkan banyak tahapan. Anak bisa mulai dari kegiatan sederhana yang sesuai dengan usia dan kemampuannya, seperti memilih buah, mencuci sayuran dengan pendampingan, atau membantu menata makanan di meja.
Pastikan orang tua tetap mendampingi anak, terutama saat menggunakan peralatan dapur atau berada di dekat kompor dan benda tajam. Pilih kegiatan yang aman agar anak bisa belajar sambil menikmati prosesnya.
Selain melatih keterampilan, memasak bersama juga bisa menjadi waktu berkualitas bagi orang tua dan anak. Ibu bisa ngobrol, mendengarkan pendapat si kecil, serta memberikan apresiasi atas usaha yang dilakukannya.
Pada akhirnya, manfaat memasak bersama anak bukan hanya soal menghasilkan makanan yang lezat. Lebih dari itu, kegiatan ini memberikan kesempatan bagi si kecil untuk mencoba hal baru, berkontribusi dalam keluarga, dan membangun rasa percaya diri melalui pengalaman sederhana sehari-hari.
