Masih Rasakan Tendangan di Perut Setelah Bayi Lahir, Normal Enggak Sih?
ยทwaktu baca 3 menit

Saat hamil, merasakan tendangan bayi di perut adalah sesuatu yang sangat dinantikan oleh para calon ibu. Tetapi, bagaimana bila tendangan tersebut muncul di saat Anda sudah melahirkan dan tidak sedang hamil?
Ternyata, kondisi ini bisa disebut juga sebagai phantom kicks atau tendangan hantu, atau kepakan yang seolah meniru gerakan janin selama kehamilan. Kondisi ini bisa terjadi pada ibu setelah melahirkan atau mengalami keguguran. Munculnya tendangan ini bisa terjadi berhari-hari, berbulan-bulan, atau bahkan bertahun-tahun kemudian.
Ya Moms, menurut sebuah survei yang dilakukan Monash University di Asutralia tahun 2019, melaporkan 40 persen dari 197 wanita yang pernah hamil masih merasakan ada tendangan setelah melahirkan. Tak tanggung-tanggung, rata-rata para ibu ini masih merasakan tendangan selama 6,8 tahun pascapersalinan. Peneliti juga menemukan bahwa 25 persen wanita menggambarkan pengalamannya sebagai hal positif, sementara 27 persen lainnya merasa kebingungan.
Namun, apa sih penyebab masih munculnya sensasi tendangan seperti merasakan masih ada bayi di dalam perut?
Penyebab Munculnya Tendangan di Perut Meski Sedang Tidak Hamil
Sebenarnya, para ahli hingga kini belum bisa 100 persen memastikan fenomena ini. Begitu pula termasuk kondisi normal atau tidak.
"Sulit untuk memastikan apakah sensansi ini normal atau tidak, karena kita tidak memiliki pemahaman yang jelas tentang apa itu dan penyebabnya," kata Dokter kandungan Tiffany Woodus, MD, FACOG, dikutip dari Healthline.
Tetapi, ada beberapa teori yang dinilai dapat menjelaskan kemunculan tendangan dari dalam perut, seperti:
1. Perubahan Selama Kehamilan
Saat hamil, terjadi peregangan rongga rahim atau perut yang meningkatkan pertumbuhan reseptor saraf.
"Ketika ini terjadi, reseptor saraf terus aktif atau distimulasi sejauh otak berpikir ada gerakan janin, padahal jelas sudah tidak ada gerakan," tutur Dokter Kandungan sekaligus Direktur Layanan Perinatal NYC Health + Hospitals/Lincoln, Kecia Gaither, MD, MPH, FACOG.
Ini mirip dengan rasa nyeri di bagian tungkai, di mana seseorang mungkin merasakan sensasi pada bagian tubuh yang sudah diamputasi. Jadi, pada dasarnya saraf di perut Anda bekerja secara otomatis, menghasilkan sensasi tendangan bahkan dengan kondisi sedang tidak hamil.
2. Masalah Kesehatan Mental
Nah Moms, Gaither juga menyebut tendangan bisa muncul karena Anda sedang mengalami gangguan kesehatan mental, seperti depresi dan kecemasan.
3.Pemulihan Pascapersalinan
Sementara Woodus mengungkapkan teori lain, yakni akibat proses pemulihan otot dan jaringan ikat pada tubuh ibu seperti keadaan sebelum hamil. Jadi, seringkali mengencangnya lagi otot-otot setelah melahirkan disalahartikan sebagai phantom kicks.
4. Gas di Dalam Tubuh
Lalu ada juga teori bahwa sensasi tendangan itu muncul karena ada faktor gas di dalam tubuh, seperti misalnya di saluran pencernaan. Sehingga, bisa dibilang, 'tendangan' tersebut merupakan gas yang sedang bereaksi.
"Ibu hamil dikondisikan untuk memiliki kesadaran tinggi terhadap gerakan janinnya, sebagai penanda janinnya sehat. Namun, kesadaran ini kerap disalahartikan setelah melahirkan, padahal itu bisa jadi merupakan fungsi tubuh normal di mana terjadi pergerakan gas pada usus," ungkap Woodus.
Apakah Perlu Khawatir dengan Kondisi Ini?
Saat Anda merasakan sensasi tendangan lebih dari sekali, mungkin jadi was-was ya apakah terjadi sesuatu pada tubuhmu. Meski sebenarnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan, Anda tetap bisa berkonsultasi pada dokter sebagai bentuk antisipasi munculnya rasa sakit pada perut.
Di sisi lain, dilansir laman Parents, kemunculan tendangan ini kemungkinan bisa memperburuk aspek emosional pada ibu yang baru saja mengalami keguguran.
"Analisis konten wanita terhadap tendangan bayangan menunjukkan pengalaman tersebut bisa memperburuk gejala kecemasan, terutama dalam kasus bayi lahir mati," tutup peneliti survei dari Australia tersebut.
