Kumparan Logo

Mata Anak Tiba-tiba Juling, Dokter Minta Orang Tua Waspada Gejala Ini

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mata Juling Pada Anak Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Mata Juling Pada Anak Foto: Shutter Stock

Seorang ibu di akun TikTok @_ul15 membagikan kisah anaknya yang mengalami mata juling. Awalnya, ia mengaku terkejut ketika mata anaknya, Nowa, tiba-tiba terlihat juling tanpa tanda sebelumnya. Kondisi itu sempat membuatnya panik karena posisi mata Nowa terkadang kembali normal saat bangun tidur, tetapi kemudian juling lagi.

Seiring waktu, Nowa juga mulai terlihat memiringkan kepala saat menonton televisi dan matanya sering berair. Keluarga kemudian membawa Nowa ke dokter mata hingga akhirnya dirujuk untuk menjalani operasi karena kondisi julingnya semakin menetap.

Setelah melalui serangkaian pemeriksaan dan tindakan operasi, kondisi mata Nowa disebut perlahan membaik meski hasilnya belum bisa sepenuhnya sempurna.

embed from external kumparan

Mata Juling Bukan Kondisi Normal

Dokter Spesialis Mata Konsultan Bidang Kornea dan Bedah Refraktif, dr. Sophia Pujiastuti, SpM (K), MM, menegaskan, mata juling bukan kondisi yang dapat dianggap normal pada anak.

“Mata juling tidak dapat disebut normal. Pasti ada penyebabnya,” ujar dr. Sophia saat ditanya kumparanMOM.

Ia menyarankan orang tua segera membawa anak ke dokter mata apabila melihat tanda-tanda mata juling, mata berair, atau penglihatan anak tampak tidak fokus.

Ilustrasi Anak Kena Flu Singapura atau Penyakit Tangan, Kaki, Mulut (PTKM). Foto: Shutterstock

Menurut dr. Sophia, orang tua perlu mulai waspada jika anak menunjukkan tanda-tanda gangguan penglihatan. Jika anak sudah cukup besar untuk berkomunikasi, orang tua bisa menanyakan beberapa hal berikut:

-Apakah penglihatannya terasa buram atau tidak sejelas biasanya?

-Apakah anak melihat benda menjadi berbayang atau sulit fokus?

-Apakah anak sering memicingkan mata saat melihat sesuatu?

-Apakah anak mulai memiringkan kepala saat menonton atau melihat objek tertentu?

-Apakah anak menonton televisi terlalu dekat?

-Apakah anak mengeluhkan mata terasa tidak nyaman atau mudah lelah?

Ilustrasi dokter memeriksa mata bayi Foto: Thinkstock

Gejala-gejala tersebut tidak boleh dianggap sepele dan sebaiknya segera diperiksakan ke dokter mata agar penyebabnya bisa diketahui lebih cepat.

“Pada prinsipnya segera periksakan ke dokter mata setempat karena mata juling bukan kondisi normal,” tegasnya.

kumparan post embed