Kumparan Logo

Melihat Proses Produksi Susu Berkelanjutan di Pabrik Sarihusada Prambanan

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pabrik Sarihusada Prambanan. Foto: kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pabrik Sarihusada Prambanan. Foto: kumparan

Hingga kini, masalah gizi masih harus dihadapi oleh Indonesia. Masih banyak anak-anak yang mengalami stunting, wasting atau berat badan sangat kurang, dan obesitas. Menurut Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022 dari Kementerian Kesehatan, angka stunting mencapai 21,6 persen; 17,1 persen anak yang wasting; dan angka obesitas mencapai 3,5 persen.

Inilah yang menjadi latar belakang Danone Indonesia mengadakan Jelajah Gizi 2023 “Eksplorasi Potensi Pangan Lokal untuk Penuhi Kebutuhan Nutrisi Keluarga” pada 14-16 Agustus 2023 di Solo dan sekitarnya. Selain eksplorasi pangan lokal, Danone Indonesia mengajak awak media dan pegiat media sosial untuk mengunjungi Pabrik Sarihusada di Prambanan, Klaten, Jawa Tengah.

Dari 26 pabrik yang dimiliki Danone Indonesia, Pabrik Sarihusada fokus memproduksi produk bernutrisi seperti susu SGM Eksplor. Sebagai perusahaan penyedia gizi dan hidrasi sehat untuk keluarga Indonesia, Danone Indonesia percaya bahwa terdapat keterkaitan antara kesehatan masyarakat dan kesehatan lingkungan.

Oleh karena itu, Danone Indonesia berkomitmen melakukan operasional bisnis yang berkelanjutan dan menghadirkan inisiatif yang berdampak positif pada kesehatan lingkungan maupun masyarakat melalui fokus “Danone Impact Journey”.

“Dalam aspek kesehatan, Danone Indonesia berkomitmen menyediakan produk hidrasi dan nutrisi berkualitas tinggi di setiap tahapan penting kehidupan manusia. Kami juga terus berinovasi menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan kesehatan masyarakat melalui fasilitas riset terbaik dengan teknologi mutakhir. Salah satu contohnya adalah melalui inovasi produk SGM Eksplor dengan IronC untuk anak dan SGM Family Yummi-Nutri dengan IronC untuk seluruh keluarga,” ungkap Corporate Communications Director Danone Indonesia, Arif Mujahidin.

Hal senada juga diungkapkan oleh pakar teknologi pangan Institut Pertanian Bogor, Prof. Ir. Ahmad Sulaeman. Menurutnya, konsumsi pangan yang sehat tidak hanya perlu diperhatikan dari kandungan gizinya, namun juga asal-usulnya. Termasuk untuk produk susu keluarga.

“Susu adalah minuman kaya gizi yang tidak hanya dapat mendukung pola pertumbuhan yang sehat bagi anak, namun juga pemenuhan gizi bagi segala usia. Sebab, susu memiliki beberapa zat gizi penting untuk pertumbuhan tubuh, seperti protein, kalsium, serta diperkaya oleh berbagai vitamin dan mineral yang penting untuk tumbuh kembang anak,” terang Ahmad.

Komitmen Danone Indonesia menjalankan proses produksi susu berkualitas secara berkelanjutan diwujudkan melalui pemanfaatan Boiler Biomassa. Bekerja sama dengan Berkeley Energy Commercial Industrial Solution (BECIS), teknologi pembangkit energi dari uap panas ini menggunakan bahan utama sekam padi yang mampu mengurangi jejak karbon dari kegiatan produksi di Pabrik Sarihusada Prambanan hingga 32 persen.

Pabrik Sarihusada Prambanan. Foto: kumparan

Setiap tahunnya, Boiler Biomassa mampu mengolah hingga 10.500 ton sekam padi, dan menghasilkan energi dengan 6 ton steam/jam untuk produksi di pabrik. Usai diolah, abu sebagai residu dari operasional juga dilakukan secara berkelanjutan.

Abu ini dibagikan secara gratis dan dimanfaatkan oleh petani di sekitar pabrik sebagai pupuk pertanian organik. sehingga tidak hanya memberikan dampak positif bagi lingkungan, namun juga memperkuat penerapan konsep ekonomi sirkular yang bermanfaat baik bagi perusahaan sekaligus masyarakat sekitar.

Para petani di sekitar Pabrik Sarihusada Prambanan pun langsung memperoleh manfaat dari bantuan tersebut. Saat ini Danone Indonesia telah bekerja sama dengan tiga gabungan kelompok tani (gapoktan) di Kemudo, salah satu desa terdekat dari area Pabrik Sarihusada.

Kepala Desa Kemudo, Prambanan, Hermawan Kristanto, mengungkapkan bahwa bantuan pupuk dari Pabrik Sarihusada ini turut meningkatkan kualitas hasil pertanian di desanya. Pupuk organik dari sekam ini dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia hingga 70 persen.

“Abu sekam dan kotoran sapi ini kami manfaatkan sebagai pupuk organik untuk persawahan di sekitar pabrik. Pupuk ini mengandung karbon organik yang sangat dibutuhkan sebagai penguat buahnya dan tidak mudah rontok,” jelas Hermawan.

Danone Indonesia turut mendorong tumbuh dan berkembangnya peternak lokal lewat program ‘Pemberdayaan Peternak Sapi Perah’ yang anggotanya berasal dari koperasi dampingan di tiga kabupaten di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Beberapa program turunan yang dilakukan di antaranya pelatihan, inovasi dan uji coba, dukungan infrastruktur, serta aksi mitigasi perubahan iklim di lingkungan peternak susu.

Pabrik Sarihusada Prambanan. Foto: kumparan

Menurut Head of Climate and Water Stewardship Danone Indonesia, Ratih Anggraeni, berbagai program di bawah ‘Pemberdayaan Peternak Sapi Perah’ ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan kualitas susu yang dihasilkan para peternak sapi.

“Kurang lebih 21 persen dari suplai susu dipenuhi oleh peternak sapi lokal Indonesia, dan sisanya masih impor. Berkaitan dengan itu, kami berupaya meningkatkan kapasitas peternak, sehingga nantinya dapat menghasilkan susu berkualitas dan lebih banyak lagi,” ujar Ratih.

“Kami mengimplementasikan program ‘Pemberdayaan Peternak Sapi Perah’ melalui dukungan infrastruktur, berbagai inovasi dan praktek percontohan, pelatihan Good Farming Practice dan manajerial, serta aksi mitigasi dan resiliensi atas perubahan iklim melalui pembangunan biogas dan tangki pemanenan air hujan bagi peternak dan koperasi dampingan di tiga Kabupaten di Jawa Tengah dan DIY,” pungkasnya.