Kumparan Logo

Mendaftarkan Anak ke Sekolah Dasar Berbahasa Asing, Ya atau Tidak?

kumparanMOMverified-green

clock
google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mendaftarkan anak ke sekolah dasar berbahasa asing, ya atau tidak? Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Mendaftarkan anak ke sekolah dasar berbahasa asing, ya atau tidak? Foto: Shutterstock

Setiap orang tua punya pertimbangan masing-masing dalam memilih sekolah anak. Selain menyesuaikan dengan kebutuhan si kecil, orang tua biasanya juga punya harapan sendiri saat menentukan sekolah anak. Misalnya, preferensi pada sekolah berbasis agama atau sekolah dengan pengantar bahasa asing.

Ya, sebagian orang tua percaya, dengan menyekolahkan anak di sekolah internasional atau sekolah berbahasa asing, anak akan lebih siap bersaing di era globalisasi. Tapi, benarkah demikian? Dan apa saja kelebihan menyekolahkan anak di sekolah berbahasa asing terutama sejak masih tingkat sekolah dasar?

Moms, sebelum yakin memilih sekolah berbahasa asing untuk anak, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. Demikian yang dijelaskan Novita Tandry, psikolog anak yang juga pemilik franchise NTO Internasional kepada kumparanMOM, Rabu (6/3).

Ilustrasi anak sekolah. Foto: Thinkstock

"Jadi gini, sebelum memilih sekolah berbahasa asing untuk anak, orang tua harus memastikan tumbuh kembang anak normal. Maksudnya, dia tidak terlambat bicara atau mengalami disleksia," jelas Novita.

Memaksakan anak yang terlambat bicara masuk ke sekolah berbahasa asing, menurut Novita berbahaya. Hal itu justru bisa semakin mengganggu perkembangan si kecil.

Namun jika tumbuh kembang anak normal, memasukkannya ke sekolah berbahasa asing sebenarnya punya manfaat.

"Begini, enggak cuma bahasa ya. Apapun yang diajarkan anak sejak dini, itu pasti lebih terserap. Anak kecil saja, kalau nonton kartun berbahasa Inggris, bisa ngomong bahasa Inggris. Di zaman sekarang, rasanya bahasa Inggris itu sudah seperti mother tongue (bahasa ibu) ya. Bahkan sebaiknya selain bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, anak menguasai 1 bahasa asing lagi," papar Novita.

Ilustrasi anak belajar bahasa Inggris Foto: Shutterstock

Meski begitu, memilih sekolah anak dengan pengantar bahasa Indonesia atau bahasa asing adalah hak masing-masing orang tua. Jika Anda dan suami ingin menyekolahkan si kecil ke sekolah berbahasa Indonesia pun tak jadi masalah, Moms.

"Memilih sekolah anak ini tergantung keputusan tiap orang tua. Jadi Anda harus benar-benar berdiskusi dengan pasangan. Misalnya pun ingin menyekolahkan anak ke sekolah berbahasa Indonesia karena ingin anak mencintai bahasa Indonesia sejak dini, ya tentu boleh-boleh saja," kata Novita.

Nah Moms, jika Anda dan suami sepakat akan menyekolahkan anak ke sekolah berbahasa asing, Anda harus melakukan survei dan observasi terlebih dahulu agar tak salah pilih.

"Yang harus diperhatikan itu, ya sebenarnya kalau dari kurikulum itu kan sekolah internasional pakainya kalau enggak IB ya cambridge. Tapi yang paling penting itu gurunya. Apakah gurunya bisa menyampaikan materi dengan baik dan bisa melayani murid-murid dengan hati," tutup Novita.

embed from external kumparan