Kumparan Logo

Mengenal 5 Metode Melatih Bayi Agar Bisa Tidur Sendiri

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mengenal 5 Metode Melatih Bayi Agar Bisa Tidur Sendiri Foto: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Mengenal 5 Metode Melatih Bayi Agar Bisa Tidur Sendiri Foto: Freepik

Mengharapkan bayi bisa tidur sendiri tanpa perlu disusui bahkan diayun-ayun mungkin jadi impian banyak orang tua. Bukannya tidak sayang, tapi repot juga kan, bila selalu menghabiskan waktu lama untuk menidurkan si kecil sepanjang hari?

Tapi tahukah Anda, Moms, bayi bisa dilatih untuk tidur sendiri, lho! Caranya dengan melakukan apa yang biasa disebut latihan tidur atau sleep training.

Sleep training adalah mengajarkan bayi agar tidur tanpa bantuan. Jadi hanya diletakkan di tempat tidur, si kecil akan tertidur dengan sendirinya. Mengutip What to Expect, para ahli merekomendasikan untuk memulai sleep training saat bayi berusia 4 hingga 6 bulan. Rentang usia ini adalah titik yang tepat, karena secara fisik bisa bertahan selama enam hingga delapan jam dalam semalam tanpa perlu disusui.

kumparan post embed

Lalu, bagaimana sih metode untuk melaksanakan sleep training ini? Namun, sebelum memulainya, Anda bisa berkonsultasi dulu kepada dokter ya Moms.

Cara Melatih Bayi Tidur Sendiri

  1. Metode Biarkan Menangis

Metode Biarkan Menangis Foto: Freepik

Bayi terbangun dan menangis? Biarkan saja! Tidak usah menengok bayi apalagi menggendongnya agar tertidur kembali. Saat dibiarkan, bayi akan berlatih untuk menenangkan diri dan tertidur kembali tanpa dibantu oleh siapapun.

Tapi ingat, sebelum menjalankan metode ini, pastikan si kecil sudah disusui hingga kenyang. Anda juga harus menyiapkan diri sendiri, karena umumnya saat baru melakukan metode ini muncul rasa bersalah atau tidak tega membiarkan si kecil menangis hingga berhenti dan tertidur sendiri. Perlu diketahui juga Moms, biasanya bayi akan terus menangis dalam waktu tiga hingga empat malam sebelum akhirnya dapat tidur sendiri.

  1. Metode Ferber

Metode Ferber Foto: Freepik

Jika Anda merasa membiarkan bayi terlalu kejam untuk si kecil, mungkin bisa mencoba metode ferber. Metode ini membiarkan bayi menangis dalam jangka waktu tertentu, kemudian boleh Anda cek jika tangisannya tidak berhenti.

Selama beberapa malam secara bertahap, Anda harus semakin memperpanjang interval untuk membiarkan bayi menangis sendiri. Sampai akhirnya bayi bisa menenangkan dirinya sendiri dan bisa tertidur dengan lelap.

  1. Metode Kursi

Metode Kursi Foto: Freepik

Metode ini mungkin bisa dicoba kepada bayi yang usianya lebih besar dan mungkin akan terasa lebih nyaman bagi Anda daripada metode menangis atau ferber. Caranya, duduklah di kursi di samping tempat tidur bayi hingga dia tertidur tapi jangan pernah mengangkatnya. Jadi, cukup menemani di dekatnya saja.

Setiap malam secara bertahap, saat memantau si kecil, geser posisi duduk semakin menjauh dari kasurnya. Sehingga akan ada saatnya, di mana bayi mampu tertidur tanpa harus ditemani lagi.

  1. Metode Fading

Metode Fading Foto: Freepik

Dalam metode fading ini, kita harus benar-benar tahu jadwal bayi mengantuk. Perhatikan isyarat saat bayi ingin tidur, seperti mengusap mata, menguap, atau rewel. Setelah bayi terlihat lelah, taruh dia di tempat tidur.

Biasanya jika bayi sudah sangat mengantuk, dia akan langsung tertidur. Namun, apabila si kecil rewel dan banyak menangis, angkat dia selama setengah jam dan kemudian tidurkan lagi. Lalu, setelah beberapa malam, pindahkan waktu dia tidur 15 menit sebelum mereka mengantuk, dan ulangi terus prosesnya hingga dia bisa tidur sendiri.

  1. Metode Angkat Taruh

Metode Angkat Taruh Foto: Freepik

Dalam teknik metode angkat taruh, Anda hanya harus menaruh bayi ketika dia tenang namun terlihat sudah mengantuk. Jika dia menangis maka angkat dan tenangkan, tunggu beberapa menit hingga dia tenang.

Lalu, taruh kembali bayi ke kasur, dan lakukan terus menerus, hingga dia bisa tidur sendiri. Metode pelatihan tidur ini bisa memakan waktu lama, dan membutuhkan banyak kesabaran.

Tips Sleep Training

Tips Sleep Training Foto: Freepik
  1. Tetapkan rutinitas waktu tidur. Anda harus konsisten dalam menidurkan si kecil, jika dia tertidur saat menyusu, maka jangan jadwalkan menyusui saat dia mengantuk. Sehingga, Anda bisa menidurkan bayi saat masih terjaga.

  2. Atur waktu dengan benar dengan mengecek apakah bayi sudah siap sleep training atau belum. Jangan paksa mereka melakukan sleep training jika waktunya tidak tepat, misalkan saat bayi sedang tumbuh gigi, karena akan sangat rewel.

  3. Ketahui kapan bayi lelah. Perhatikan tanda-tanda tidur seperti menguap, mengusap mata, atau rewel karena mengantuk. Sangat penting untuk menidurkan bayi ketika sedang mengantuk Moms. Namun, bukan menidurkan bayi ketika mereka lelah, karena cenderung sulit tidur dan tidak nyenyak.

  4. Jangan membiarkan bayi tidur di pangkuan, karena nantinya akan menjadi kebiasaan dan bayi pun akan semakin sulit tidur sendiri tanpa bantuan.

  5. Jangan terburu-buru masuk ke kamar saat mendengar bayi merengek atau menangis, tunggu beberapa saat hingga bayi bisa menenangkan dirinya sendiri.

Selamat mencoba!

kumparan post embed