Kumparan Logo

Mengenal Balanitis, Kondisi Peradangan Penis pada Anak

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi penis anak. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penis anak. Foto: Shutterstock

Penis merupakan organ vital anak laki-laki yang penting untuk dijaga kebersihan dan kesehatannya. Oleh sebab itu, orang tua perlu mengajarkan anak agar tidak malu untuk menceritakan apa yang dirasakan pada penisnya sejak dini. Misalnya saja ketika penis tiba-tiba memerah, bengkak, hingga menimbulkan rasa sakit.

Ya Moms, bila si kecil mengeluhkan kondisi tidak nyaman di area penisnya, orang tua perlu waspada. Sebab, ada beberapa masalah kesehatan pada penis yang perlu orang tua pahami, seperti balanitis.

Penjelasan soal Balanitis pada Anak Laki-laki

Ilustrasi anak laki-laki. Foto: Shutter Stock

Balanitis adalah kondisi peradangan pada kepala atau kelenjar penis yang bisa terjadi pada anak laki-laki. Dalam kebanyakan kasus, sebenarnya balanitis bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu 2-3 hari. Hal ini dijelaskan oleh Dokter Spesialis Anak, dr. Bisny T. Joseph, MD, seperti dikutip dari Mom Junction.

“Kondisi ini dapat terjadi pada usia berapa pun, tetapi sering terlihat pada anak laki-laki di bawah usia lima tahun karena mereka mungkin tidak mengetahui jika harus menarik atau membersihkan area di bawah kulup penis saat mencucinya,” jelas dr. Bisny.

Ya Moms, balanitis pada anak bisa saja menular dan tidak. Kebanyakan anak mengembangkan balanitis tidak menular yang disebabkan iritasi zat tertentu seperti sabun atau kurangnya kebersihan. Sementara itu, sekitar 5 persen anak laki-laki di bawah 5 tahun bisa mengembangkan balanitis menular yang disebabkan oleh infeksi bakteri.

Ilustrasi dua anak laki-laki bermain. Foto: Shutter Stock

“Anak laki-laki yang tidak disunat lebih berisiko mengalami balanitis, karena mereka memiliki kulup utuh. Namun, mereka yang disunat juga bisa masih punya kemungkinan untuk mengalami kondisi tersebut,” lanjut dr. Bisny.

Balanitis dapat menyebabkan rasa tidak nyaman pada penis seperti gatal-gatal yang memungkinan anak untuk terus menggaruknya. Anda mungkin juga akan melihat kemerahan dan pembengkakan kelenjar yang menyebabkan rasa sakit pada penis si kecil, Moms.

kumparan post embed

Mengutip Dermatology Net, jika anak mengalami gejala di atas disertai dengan demam tinggi, ini bisa jadi menandakan si kecil mengalami balanitis menular. Jadi, sebaiknya segera membawa anak ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Sebab, infeksi bisa menyebar dengan cepat hingga ke saluran kemih anak.

Umumnya, balanitis memang tidak menimbulkan dampak yang parah pada kesehatan anak. Meski begitu, jika kondisi ini terus berulang mungkin anak perlu mendapatkan perawatan serius seperti tindakan bedah atau operasi.