Kumparan Logo

Mengenal Fibromialgia, Rasa Nyeri Kronis pada Ibu Hamil

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
7
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
 Ilustrasi ibu hamil merasa nyeri. Foto: Thinkstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu hamil merasa nyeri. Foto: Thinkstock

Saat hamil, wajar bila ibu merasakan berbagai keluhan pada tubuhnya, misalnya saja nyeri dan pegal-pegal. Salah satu nyeri tubuh yang dialami oleh ibu hamil adalah fibromialgia.

Mengutip What to Expect, fibromialgia adalah kondisi kronis yang ditandai dengan rasa sakit, sensasi terbakar, dan nyeri pada otot dan jaringan lunak tubuh, serta masalah kelelahan, tidur, dan memori. Diperkirakan 3 – 6 persen populasi di seluruh dunia menderita penyakit ini. Sebanyak 75 – 90 persen di antaranya adalah wanita.

Fibromialgia pada ibu hamil kerap tidak disadari karena sering dianggap seperti kelelahan pada umumnya. Padahal, jika tidak segera diobati, penyakit ini dapat memberikan efek pada kehamilan. Lantas, apa saja gejala dan cara menanganinya?

Gejala Fibromialgia pada Ibu Hamil

Ilustrasi ibu hamil mengalami nyeri otot.. Foto: Shutter Stock

Dikutip dari Medical New Today, fibromialgia pada ibu hamil menunjukkan beberapa gejala umum, seperti perasaan tidak nyaman, nyeri, sakit kepala, kelelahan, dan berdampak pada perubahan suasana hati. Selain itu, beberapa ibu hamil dengan fibromialgia mungkin merasakan ketegangan pada fisik dan mentalnya, sehingga dapat memperparah gejala tersebut.

Sebuah penelitian tahun 2013 menemukan bahwa gejala fibromialgia cenderung menonjol saat mendekati persalinan. Namun, mereka tidak menemukan bahwa hal itu dapat mempengaruhi rasa nyeri selama melahirkan.

Selain itu, studi lain yang diterbitkan pada tahun 2017 menunjukkan bahwa ibu hamil dengan fibromialgia akan mengalami beberapa gejala berikut ini pada trimester ketiga.

  1. Kelelahan

  2. Kelemahan dan nyeri otot, terutama di bagian punggung bawah dan kaki

  3. Sakit di bagian kepala, dada, dan perut

  4. Mual

  5. Sembelit

  6. Sering buang air kecil

  7. Depresi

Efek Fibromialgia pada Kehamilan

Ilustrasi ibu hamil kelelahan. Foto: Shutter Stock

Mengutip What to Expect, beberapa penelitian menunjukkan bahwa kehamilan bisa terasa lebih sulit bagi ibu dengan fibromialgia. Hal ini disebabkan oleh tekanan fisik dan emosional yang dialami oleh ibu hamil.

Selain itu, beberapa ibu hamil dengan fibromialgia merasa lebih lelah dari ibu hamil pada umumnya, terutama pada trimester pertama. Mereka mungkin juga mengalami lebih banyak sakit dan nyeri di beberapa bagian tubuh.

Selain berdampak pada kesehatan ibu, fibromialgia juga dapat berpengaruh pada kesehatan janin. Sebuah studi pada tahun 2011 menemukan bukti bahwa kemungkinan terdapat hubungan antara fibromialgia dan risiko pembatasan pertumbuhan intrauterin. Pada kondisi ini, pertumbuhan janin akan terhambat, sehingga menyebabkan ukurannya lebih kecil.

Namun, dengan penanganan yang tepat, ibu hamil dengan fibromialgia masih memiliki peluang untuk melahirkan bayi yang sehat dan cukup bulan.

Beberapa cara alternatif untuk meredakan gejala fibromialgia selama kehamilan yaitu sebagai berikut.

  1. Konsumsi makanan yang bergizi

  2. Mandi air hangat

  3. Kurangi stres

  4. Olahraga

  5. Tidur yang cukup

Jika perlu mengonsumsi obat, pastikan obat tersebut sesuai dengan resep dokter untuk mencegah efek samping yang bisa membahayakan bayi di dalam kandungan.

kumparan post embed