Mengenal Istilah 'Rahim Dingin', Kondisi yang Dinilai Bikin Sulit Hamil

Apakah Anda pernah mendengar istilah rahim dingin? Konon, kondisi ini bisa membuat wanita cenderung sulit hamil. Lalu, apa sih sebenarnya rahim dingin itu?
Menurut Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan dr. Dinda Derdameisya, SpOG, istilah rahim dingin atau cold uterus ini sebenarnya masih asing di dunia medis, Moms. Kurang lebihnya, kondisi ini bisa terjadi akibat kurangnya hormon progesteron yang dibutuhkan dalam proses menempelnya embrio pada dinding rahim.
“Jadi rahim dingin atau cold uterus itu masih asing di dunia medis, tapi intinya adalah kondisi di mana hormon progesteronnya itu tidak optimal untuk penempelan si calon bayi atau embrio. Jadi saat sperma sudah bertemu sel telur, idealnya dia akan tertanam di dinding rahim dan itu sangat dipengaruhi oleh hormon progesteron yang tinggi. Tetapi ketika hormon progesteronnya kurang optimal, dia jadi susah nempel di dalam dinding rahim itu,” jelasnya saat dihubungi kumparanMOM, belum lama ini.
Kondisi itulah yang menyebabkan seorang wanita sulit memiliki anak, Moms. Apakah ada tanda-tanda yang diperlihatkan tubuh seorang calon ibu ketika mengalami kondisi ini?
“Ciri-ciri yang bisa dirasakan calon ibu nggak ada sih. Tapi dia susah punya anak aja. Jadi ketika mencoba beberapa kali untuk hamil tapi masih gagal,” ujar dokter yang praktik di RS Brawijaya, Antasari, Jakarta Selatan ini.
Namun, perlu diketahui, kondisi rahim dingin ini bukanlah satu-satunya masalah yang bisa pengaruhi kesuburan pada wanita. Demikian menurut CEO Morula In Vitro Fertilization (IVF), dr. Ivan Sini, SpOG.
"Diagnosa medis rahim dingin ini nggak pernah ada. Kalau kita lihat permasalahan kesuburan, tentu dipengaruhi oleh faktor dari ibunya dan juga dari suami," jelasnya.
Lebih lanjut dr. Ivan menjelaskan bahwa secara umum, permasalahan implantasi atau menempelnya embrio di dinding rahim bukan karena rahimnya.
"80 persen masalah implantasi ada di embrio atau janinnya. Rahim itu hanya 20 persen permasalahannya, (biasanya) berkaitan dengan anatominya, hormonnya, itulah kurang lebih faktor-faktornya,” jelasnya.
Nah Moms, itulah penjelasan soal istilah rahim dingin. Bila Anda dan pasangan sedang merencanakan kehamilan namun belum kunjung berhasil, maka jangan langsung menilai diri Anda memiliki kondisi rahim dingin.
Perlu diketahui pula, waktu yang tepat untuk mengkonsultasikan hal ini adalah bila pasangan tak juga dapat anak, setelah setahun rutin berhubungan intim.
