Kumparan Logo

Mengenal Penyakit Herpangina pada Anak, Gejalanya seperti Sariawan

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Anak Sariawan Foto: Thinkstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Anak Sariawan Foto: Thinkstock

Anak mengeluh sariawan, Moms? Coba perhatikan betul kondisinya. Bila tak kunjung membaik dalam beberapa hari ke depan, Anda perlu mewaspadai beberapa penyakit dengan gejala sariawan, seperti herpangina.

Herpangina adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dan umum menyerang anak-anak. Kondisi herpangina ditandai dengan munculnya sariawan atau luka pada langit-langit mulut atau tenggorokan.

Herpangina sering kali disamakan dengan kondisi lain, yakni penyakit hand, foot and mouth disease (HFMD). Karena, kedua penyakit ini sama-sama disebabkan oleh kelompok enterovirus yang sangat menular, yakni enterovirus 71, cchovirus, coxsackievirus A dan coxsackievirus B.

Ilustrasi anak sariawan. Foto: Melly Meiliani/kumparan

Dilansir Parenting First Cry, gejala penyakit herpangina dan HFM akan muncul setelah 2 hari terinfeksi dimulai dengan demam ringan dan radang tenggorokan. Kemudian diikuti dengan munculnya bisul atau luka di mulut dan tenggorokan. Dalam kedua kondisi tersebut, penularan terjadi melalui tangan yang tidak bersih atau tidak dicuci, partikel feses, dan sekresi pernapasan.

Perbedaan yang muncul di antara kedua penyakit itu terletak pada lokasi ulkus mulut. Pada penyakit HFMD luka terjadi di depan mulut, sementara pada kasus herpangina, luka dialami di bagian belakang mulut. Anak yang terinfeksi penyakit HFMD juga akan mengalami lecet atau lesi pada telapak tangan dan telapak kaki, sementara herpangina tidak.

Mengutip Healthline, tidak ada obat khusus untuk herpangina, tapi obat-obatan dapat membantu meringankan gejala dan mungkin mempercepat berapa lama gejala tersebut muncul. Pada kebanyakan kasus, virus dan gejalanya akan hilang dengan sendirinya dalam waktu seminggu hingga 10 hari.

kumparan post embed

Anak yang Berisiko Terkena Herpangina

Ahli kesehatan mengatakan anak dalam kelompok usia 3-10 tahun berisiko sangat tinggi tertular herpangina. Pada negara beriklim tropis seperti Indonesia, penyakit ini bisa menyerang anak disepanjang tahun.

Anak-anak yang tidak menjaga kebersihan tangan di tempat umum, seperti sekolah dan tempat bermain juga lebih rentan terkena herpangina. Sebab, mereka akan lebih banyak melakukan interaksi fisik.

Perlu diketahui bahwa, penderita herpangina dapat menstransfer virus melalui benda-benda yang disentuhnya. Virus penyebab herpangina dapat bertahan di permukaan dan benda di luar tubuh selama beberapa hari. Siapa pun yang menyentuh benda tersebut berisiko terinfeksi, Moms.

Penulis: Hutri Dirga Harmonis