Kumparan Logo

Menyeduh Susu Formula di Rumah untuk Dibawa Bepergian Ternyata Merugikan Bayi

kumparanMOMverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menyiapkan susu formula harus sesuai dengan takaran maupun aturan membuatnya Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Menyiapkan susu formula harus sesuai dengan takaran maupun aturan membuatnya Foto: Shutterstock

Moms, cermatlah selalu saat menyiapkan susu formula untuk si kecil. Sebab tak seperti ASI yang bisa 'disajikan' kapan dan di mana saja, menyiapkan susu formula untuk bayi harus sesuai dengan takaran maupun aturan membuatnya. Termasuk juga, soal waktu.

Ya Moms, menurut dr. Yogi Prawira, Sp.A(K), dari Rumah Sakit Mayapada, Jakarta Selatan, aturan terkait waktu pembuatan susu formula harus dipatuhi. Bila tidak, kesehatan bayi jadi taruhannya.

Lantas, apa aturan utama terkait waktu pembuatan susu formula?

Ilustrasi menyiapkan susu formula untuk bepergian Foto: Shutterstock

Berikan Susu Formula Segera

Jangan membuat atau menyiapkan susu formula terlalu lama dari waktu susu dikonsumsi oleh bayi atau anak. Misalnya menyeduh susu formula di rumah saat hendak membawa si kecil jalan-jalan.

Meski praktis, hal ini tidak tepat dan bahkan bisa merugikan kesehatan si kecil. Sebab seharusnya susu formula segera dikonsumsi sekali habis setelah dibuat atau diseduh, sebaiknya dalam waktu 1 jam.

Mengapa begitu? Karena ketika si kecil sudah meminumnya namun ternyata tak habis, ada risiko susu formula tercemar bakteri dari mulut bayi.

Hal ini juga berlaku meski susu formula belum diminum sama sekali.

Jangan beri bayi susu formula yang telah dibuat lebih dari dua jam Foto: Shutterstock

Susu Formula Hanya Tahan 1-2 Jam

dr Galih Linggar Astu SpA, dokter spesialis anak dari Brawijaya Hospital, Depok, menegaskan, kita tetap tidak boleh membiarkan bayi minum susu formula yang telah dibuat lebih dari dua jam.

Alasannya, susu formula tidak memiliki sel hidup seperti ASI, sehingga lebih berisiko terkontaminasi bakteri patogen jika dibiarkan terlalu lama.

kumparan post embed

“Pada ASI, ada kandungan makrofag, neutrofil dan limfositnya, sehingga saat ada bakteri masuk akan dibunuh oleh sel-sel hidup di dalamnya. Otomatis ASI jadi tahan lebih lama. Tapi kalau ada bakteri yang masuk ke susu formula, enggak ada yang melawan. Dengan mudah bakteri-bakteri itu bisa berkembang,” jelas dr Galih.

Enggak mau kan, Moms, bayi tercinta sampai ikut menelan bakteri-bakteri yang bisa merugikan kesehatannya ini?

Jadi mulai hari ini, hindarilah menyeduh susu formula di rumah untuk dibawa bepergian. Lebih baik, bawa termos air panas agar Anda dapat segera menyeduh susu formula kapan dan di mana saja saat bayi membutuhkannya.