Menyusui Bayi Sambil Berbaring Menyamping, Seperti Apa yang Aman?

17 September 2023 17:22
·
waktu baca 4 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Menyusui Bayi Sambil Berbaring Menyamping, Amankah? Foto: Shutterstock
ADVERTISEMENT
Moms, menyusui sambil berbaring menyamping memang paling nyaman, ya. Sebab, ada kalanya ibu merasa lelah menyusui bayinya sambil duduk, kemudian memilih posisi dengan berbaring miring.
ADVERTISEMENT
Saat menyusui dengan posisi berbaring menyamping, Anda perlu berbaring miring dan meletakkan bayi di samping tubuh. Anda dan bayi akan saling berhadapan dari perut ke perut dengan kepala bayi setinggi payudara.
Lantas, kapan perlu menyusui dengan posisi berbaring menyamping? Simak selengkapnya dalam penjelasan berikut seperti dikutip dari Verywell Family.
-Di rumah Sakit
Saat Anda berada di rumah sakit, posisi menyusui miring dan santai adalah cara sempurna untuk menyusui dengan nyaman di tempat tidur Anda. Mintalah bantuan untuk segera mempelajari kedua posisi ini agar Anda dapat berbaring dan beristirahat selama menyusui.
Namun untuk Anda yang melahirkan bayi prematur, cara ini mungkin tidak mudah dilakukan. Sebab bayi prematur masih terlalu kecil sehingga Anda mungkin akan kesulitan memposisikan diri saat menyusui sambil berbaring.
ADVERTISEMENT
-Setelah Operasi Caesar
Posisi berbaring miring dan pegangan tiang tempat tidur, ideal jika Anda baru saja menjalani operasi caesar. Posisi-posisi ini dapat membantu membuat proses menyusui menjadi lebih nyaman karena bayi baru lahir Anda tidak memberi tekanan pada perut dan tempat sayatan Anda.
-Pada Malam Hari
Menyusui di malam hari sangatlah mudah ketika Anda menempatkan si kecil di samping Anda di tempat tidur untuk menyusu. Namun, meski banyak keluarga bisa tidur bersama dengan aman, penting untuk diingat bahwa berbagi tempat tidur bisa berbahaya.
American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan agar Anda mengembalikan bayi Anda ke tempat tidurnya atau keranjang bayi setelah setiap kali menyusu di malam hari.
-Dengan Payudara Besar
ADVERTISEMENT
Mungkin terasa canggung saat mencoba menyusui bayi baru lahir dengan payudara yang sangat besar. Mungkin akan lebih mudah untuk membuat bayi menempel pada posisi berbaring miring. Jika Anda memiliki payudara besar, cobalah posisi berbaring menyamping dan mintalah bantuan hingga Anda merasa lebih nyaman.
-Saat Duduk Tidak Nyaman
Jika Anda sudah lama duduk dan merasa tidak nyaman, ada baiknya bisa berbaring untuk menyusui. Selain itu, duduk dan menyusui dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan ketegangan pada punggung, leher dan lengan. Jika Anda merasa tegang, cobalah berbaring.
-Saat Bayi Mengantuk
Bayi yang mengantuk mungkin akan menyusu lebih lama dalam posisi berbaring miring. Bayi cenderung lebih nyaman dipeluk, sehingga saat mengantuk akan lebih mudah tertidur.
Menyusui Setelah Melahirkan Foto: Shutterstock

Cara Menyusui dengan Posisi Berbaring Menyamping

Sekarang setelah Anda mengetahui apa itu posisi menyusui miring dan kapan berguna, berikut cara menyusui sambil berbaring miring:
ADVERTISEMENT
- Berbaringlah dalam posisi yang nyaman di tempat tidur, di sofa atau di lantai.
- Berguling ke samping dan letakkan bantal di bawah kepala Anda. Anda dapat bersandar di sandaran sofa atau meletakkan bantal di belakang sebagai penyangga jika membutuhkannya. Agar lebih nyaman, Anda bisa meletakkan bantal di antara kedua lutut.
- Usahakan punggung dan pinggul Anda tetap dalam satu garis lurus untuk mencegah sakit punggung di kemudian hari dan tekuk lutut Anda.
- Tempatkan bayi Anda di samping Anda dengan posisi menghadap Anda. Kepala bayi harus menghadap payudara dan kakinya harus menghadap kaki Anda.
- Ambil lengan tempat Anda berbaring dan letakkan di bawah kepala Anda atau gunakan untuk menopang bayi dengan meletakkannya di bawah kepala anak dan di sekeliling tubuhnya. Anda juga bisa menggunakan bantal di belakang punggung bayi untuk menopangnya.
ADVERTISEMENT
- Pastikan mulut bayi sejajar dengan puting susu Anda.
- Saat mendekatkan bayi ke payudara Anda, pastikan mulutnya terbuka lebar dan lidahnya menjulur.
- Jika mulut bayi Anda tidak terbuka lebar, sentuh pipinya dengan lembut menggunakan jari atau puting susu Anda. Usapan pipinya akan menstimulasi refleks rooting instingtual bayi baru lahir dan mereka akan membuka mulutnya lebar-lebar untuk bersiap-siap menyusu.
- Saat mulut bayi terbuka lebar, letakkan mulutnya di puting susu Anda dan biarkan ia menempel pada payudara.
- Luangkan waktu sejenak untuk memeriksa tanda-tanda kait yang baik.
- Jika pelekatannya tidak tepat, gunakan jari Anda untuk memutus isapan antara mulut bayi dan payudara, lalu coba lagi.