Kumparan Logo

Merasa Kesepian setelah Jadi Ibu, Harus Bagaimana?

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi ibu merasa kesepian. Foto: ME Image/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu merasa kesepian. Foto: ME Image/Shutterstock

Ada begitu banyak perasaan yang mungkin dirasakan seorang ibu setelah kehadiran bayi. Mulai dari rasa bahagia, rasa khawatir, hingga bingung dan takut. Sebagian ibu ada juga yang merasa juga jadi merasa terasing dan kesepian setelah memiliki anak.

Mengutip Romper, ibu baru yang kesepian biasanya karena merasa kehilangan identitas. Lalu ada perubahan besar di hidupnya yang belum pernah dialami sebelumnya, seperti merawat bayi yang masih terasa asing.

Walaupun memiliki banyak teman, tetapi di bulan-bulan pertama sebagai ibu, tetap merasa kesepian karena lelah dan kewalahan mengurus bayi.

Sementara Daily Mail melansir, satu penelitian menemukan bahwa 55 persen ibu baru sangat rindu dengan kehidupan sosialnya sebelum menjadi ibu.

Penelitian tersebut juga menyimpulkan bahwa hubungan pertemanan dipengaruhi oleh kehadiran bayi. Sehingga ibu merasa stres, terisolasi, dan sendirian. Lantas, bagaimana ya cara mengatasi kesepian setelah menjadi ibu?

Tips Atasi Perasaan Kesepian Setelah Menjadi Ibu

1. Mengakui Perasaan

Ilustrasi pasangan suami istri. Foto: Shutter Stock

Langkah pertama dalam menghadapi kesepian adalah dengan mengakui perasaan Anda, Moms. Jangan mencoba menyangkal bahwa Anda kesepian atau memasang wajah bahagia. Jujur lah tentang apa yang Anda rasakan.

Tidak perlu merasa malu saat merasakan kesepian. Ini bukan tanda bahwa Anda lemah, dan juga bukan indikasi bahwa Anda tidak bisa mengasuh anak dengan baik. Walaupun Anda memang sangat bahagia atas kelahiran anak tercinta, merasa kesepian juga merupakan hal yang wajar.

2. Rawat Diri Sendiri

Kesepian bisa saja terjadi jika Anda tidak merawat diri sendiri. Sehingga, jangan lupa untuk menjaga diri Anda dengan mandi, berolahraga, dan makan makanan sehat, agar lebih siap melawan perasaan sedih.

Jika sudah merawat diri, maka coba lawan rasa kesepian dengan lebih fokus merawat si kecil atau melakukan hal yang Anda suka di sela-sela kesibukan menjadi ibu. Ingat, meluangkan waktu untuk diri sendiri bukan merupakan tindakan egois, Moms.

3. Keluar Rumah

Ilustrasi ibu me time. Foto: Farknot Architect/Shutterstock

Coba keluar rumah, bisa dengan keliling di kompleks perumahan atau belanja sebentar ke minimarket. Sebab jika terus menerus di rumah, justru akan meningkatkan kesepian karena merasa terkekang.

Keluar ke mana? Sekadar ke minimarket atau menjalani kemacetan di jalan pun oke. Atau pergi ke kedai kopi atau buat janji dengan teman untuk ngobrol dan bersosialisasi.

4. Cek Media Sosial

Jika merasa kesepian atau terisolasi, tidak ada salahnya untuk cek media sosial. Menurut Pew Research Center, 80 persen ibu merasa mendapatkan dukungan dari teman-teman di media sosial, dan 50 persen mendapatkan dukungan sosial dan emosional, khususnya tentang masalah parenting.

5.Bergabung dengan Komunitas

Ilustrasi Komunitas Foto: Shutter Stock

Bergabung dengan komunitas juga bisa menjadi cara untuk mendapat dukungan. Pilih saja komunitas yang anggotanya juga sesama ibu. Misalnya komunitas teman kumparanMOM di mana Anda bisa ngobrol, berpendapat, dan berbagi informasi maupun pengalaman dengan sesama ibu.

6. Minta Bantuan Ahli

Kesepian itu normal, tetapi jika Anda merasa itu lebih dari sekadar menyesuaikan diri jadi ibu baru, atau kehilangan interaksi sosial, Anda harus berbicara dengan dokter atau psikolog.

Menurut Postpartum Progress, banyak ibu baru yang mencoba berkumpul dengan teman atau melakukan kegiatan sosial, tapi merasa lebih kesepian.

Sehingga, jika kesepian Anda menjadi lebih buruk daripada lebih baik, dan merasa tidak ada yang peduli. Mungkin, Anda menderita depresi pasca melahirkan dan harus mencari bantuan.