kumparan
search-gray
Mom6 Maret 2018 9:13

Minum Es Teh saat Hamil Ternyata Berbahaya, Ini Alasannya

Konten Redaksi kumparan
Menuangkan Teh
Menuangkan Teh (Foto: Dok. Pixabay)
Makan bakso kuah, minumnya es teh. Makan bakmi goreng, minumnya es teh. Seolah kurang lengkap rasanya tanpa menyeruput minuman segar itu. Barangkali Anda salah satunya. Bahkan, kebiasaan itu masih terbawa meski Anda sedang hamil.
ADVERTISEMENT
Sebetulnya, minum teh memiliki banyak manfaat. Seperti kandungan antioksidan yang baik untuk kulit, hingga membantu mencegah kanker.
Namun juga jadi berbahaya, akibat kafein yang tinggi pada teh dapat memengaruhi kehamilan. Belum lagi, rasa manis dari tambahan gula yang dikonsumsi terlalu sering juga bisa meningkatkan risiko diabetes.
KumparanMom (kumparan.com) merangkum bahaya es teh bagi ibu hamil dilansir dari Mom Junction sebagai berikut:
BBLR
Bayi dengan ukuran kecil
Bayi dengan ukuran kecil. (Foto: Thinkstock)
Terlalu banyak konsumsi kafein bisa mencetus bayi berat lahir rendah (BBLR). Tidak sampai di situ, BBLR dapat menimbulkan gangguan kesehatan pada anak lainnya lagi.
Insomnia
Kafein pada teh juga bisa membuat ibu hamil mengalami kesulitan tidur. Tentu saja, bila sudah begitu tentu sangat menyiksa dan membuat tidak nyaman.
ADVERTISEMENT
Penyerapan zat besi terganggu
Saat hamil, tubuh calon ibu membutuhkan asupan zat besi yang lebih banyak. Bukan saja untuk ibu, namun juga kesehatan janin yang dikandungnya. Konsumsi teh berlebihan bisa mengganggu penyerapan zat besi.
Risiko Keguguran
Konsumsi kafein berlebih bisa meningkatkan risiko keguguran, terutama mengonsumsi teh saat kehamilan muda. Bahkan, beberapa penelitian penelitian bisa menyebabkan bayi lahir mati atau dikenal stillbirth.
Konsumsi es teh bukannya dilarang, sebaiknya dikurangi yaitu tidak melebihi jumlah yang dianjurkan yaitu 200 mg per hari.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white