Misheck Doctor Nyandoro, Kisah Seorang Ayah yang Punya 128 Anak

Setelah menikah, tak sedikit pasangan suami istri yang memang enggan menunda punya anak alias momongan. Hal ini karena mereka ingin segera memiliki keturunan yang nantinya akan menjadi penerus mereka.
Terkait soal jumlah anak, itu pun tergantung dari kesepakatan masing-masing pasangan. Ada yang hanya ingin memiliki satu atau dua anak saja sudah cukup, namun ada pula yang ingin memiliki lebih dari itu.
Misheck Doctor Nyandoro adalah salah satunya. Pria asal Zimbabwe ini adalah ayah dari 128 anak. Ia pun memiliki 15 istri. Dilansir The Herald, Nyandoro menikahi 15 istrinya itu di antara tahun 1982 dan 2002. Di tahun 2002 pun ia berhenti menikah karena sistem perekonomian di negaranya tengah menurun.
Meski telah mempunyai 15 istri, pria yang juga dijuluki sebagai 'Dr. Love' ini tak pernah menikahi perempuan di bawah umur. Ia akan selalu menunggu hingga wanita yang dicintainya itu berusia 18 tahun.
"Saya menikahi semua wanita saya menurut disiplin gereja. Saya juga tidak pernah menikah dengan gadis di bawah umur. Saya menunggu selama 18 tahun," katanya dalam sebuah wawancara.
Adapun keluarganya itu telah tumbuh begitu besar dan ia ingin menjuluki keluarganya itu sebagai sebuah komunitas. Ya, semua keluarganya tinggal dalam satu tempat yang sama. Setiap malam, tiap-tiap istri menyiapkan makanan untuk suaminya itu.
Mereka pun memiliki dapurnya masing-masing dan memasak bersama anak-anaknya. Anak laki-laki makan bersama, sedangkan anak perempuan makan bersama dengan ibunya.
"Gereja saya tidak mengizinkan perempuan (istri) untuk memasak bersama. Masing-masing harus memasak sendiri," tutur Nyandoro.
Selain itu, tiap istri akan memasak yang terbaik untuk suaminya itu. Ini artinya Nyandoro akan mendapat 15 menu makan dari masing-masing istri. Apakah ia akan memakan semuanya? Tidak, Moms. Ia hanya makan apa yang enak alias cocok di lidahnya.
Sebaliknya yang menurut ia kurang enak, akan dikembalikan dan mesti berusaha memasak yang lebih lezat lagi di lain waktu. Dalam hal ini, setiap istri menganut aturan itu dan tak merasa terganggu ketika makanannya yang buruk dikembalikan kepadanya.
Bagaimana dengan urusan bercinta?
Nyandoro akan mengunjungi 4 istrinya satu per satu setiap malam untuk memberikan hak suami-istri alias berhubungan intim. Bahkan terkadang, ia tak membatasi diri untuk malam hari saja. Saat waktu mengizinkan, siang hari pun ia akan melakukan hubungan seks dengan istrinya. Nyandoro mengatakan bahwa dirinya merasa muda, sehat, dan kuat --sama halnya ketika ia berusia 18 tahun.
"Mereka semua dipenuhi (kebutuhan seksnya) dan Anda bisa melihat mereka bahagia," ucapnya.
Tapi kira-kira apa ya alasan Nyandoro mau punya anak sebanyak ini?
"Saya pergi berperang pada 1977 dan kembali pada kemerdekaan pada 1980. Selama perang, saya melihat banyak rekan kerja mati, dan saya bersumpah untuk menggantikan mereka dengan menjadi ayah dengan banyak anak, jika saya selamat dari perang. Faktanya saya selamat dari perang, dan ini adalah kontribusi pribadi saya untuk pembangunan bangsa," katanya.
