Moms, Pahami Mengapa Terlalu Cemburuan Bisa Ganggu Hubungan Pernikahan!
ยทwaktu baca 2 menit

Suka cemburuan dengan suami, Moms? Atau suka cemburu melihat pasangan terlalu fokus atau minat pada hal-hal lain? Bila cukup sering merasakannya, Anda harus memahami bahwa perilaku ini bisa menjadi 'racun' bagi pernikahan Anda bila berlangsung jika terlalu jauh.
Ya Moms, pernikahan Anda bisa terganggu bila rasa cemburu terlalu sering dan jauh. Tidak hanya perasaan Anda yang berantakan, begitu juga pasangan bisa lelah menghadapinya.
Cemburu sebagian besar berasal dari rasa tidak nyaman dan kehilangan kepercayaan terhadap pasangan, merasa selalu tidak cukup oleh pasangan, dan rendahnya harga diri. Sehingga, bila Anda kerap cemburu, akan menganggap orang lain sebagai ancaman.
Akibat rasa cemburu itu juga, Anda mungkin akan berusaha mengendalikan pasangan dan mencegahnya melakukan hal-hal lain di luar rumah. Bahkan, melarang suami untuk bertemu teman-teman atau melakukan hobinya.
Bila terus berlanjut, hubungan Anda dan suami bisa meregang, selalu diliputi rasa tidak aman, dan kemungkinan jadi menjauh. Pastinya, Anda tidak ingin terjadi kan, Moms?
Alasan Cemburu Bisa Merusak Hubungan
Bila ditanya, wajar enggak sih kita cemburu setelah menikah? Dilansir laman Marriage, sedikit rasa cemburu dalam pernikahan itu wajar, bahkan sehat. Umumnya, rasa cemburu ini muncul saat suami bicara hubungan masa lalunya atau bersahabat dengan banyak lawan jenis.
Namun, bila kecemburuan dan rasa tidak aman berlangsung secara berlebihan bisa membuat pasangan jadi melakukan tindakan berbahaya. Dan akhirnya bisa berdampak kepada pasangan yang jadi tidak jujur hingga diliputi rasa takut.
Tidak sampai di situ, terlalu sering muncul rasa cemburu dan masalah kepercayaan dalam pernikahan akan melemahkan hubungan Anda. Karena, perasaan buruk itu akan masuk ke segala aspek hubungan.
Lantas, bagaimana cara mengatasi rasa cemburu dalam pernikahan?
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan, dan yang penting adalah komunikasi. Anda dapat mencoba untuk membangun kepercayaan pada pasangan, dan dengarkan cerita suami agar ia merasa didengar dan dihargai.
Bagaimana bila sedang bercerita masa lalunya? Anda bisa memvalidasi hal-hal yang membuat penasaran, agar perasaan lebih tenang dan tidak menimbulkan kecemburuan berlebihan.
Selain itu, Anda juga perlu memahami bahwa rasa cemburu terkadang tidak sadar telah muncul. Jadi, cobalah untuk mengatur emosi atau mencoba konseling dengan psikolog untuk membantu mengurai akar kecemburuan.
