Kumparan Logo

Moms, Waspadai Gejala Gagal Tumbuh pada Anak dengan Berat Badan Rendah

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi anak lemas karena tidak mau makan. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak lemas karena tidak mau makan. Foto: Shutterstock

Menjaga berat badan anak agar tetap stabil dan sehat merupakan hal penting yang perlu dilakukan orang tua. Untuk mengetahui berat badan anak normal atau tidak, Anda dapat menggunakan rumus indeks massa tubuh (IMT) yaitu dengan membandingkan berat badan dan tinggi badan.

Jika IMT menunjukkan angka di bawah 5, dapat diartikan bahwa anak memiliki berat badan di bawah normal. Hal itu membuat orang tua perlu lebih waspada. Pasalnya, berat badan yang kurang dapat mempengaruhi pertumbuhan anak.

Kenapa Berat Badan Anak Perlu Ditingkatkan?

Ilustrasi anak lemas karena tidak mau makan. Foto: Shutterstock

Mengutip Healthline, ada berbagai penyebab mengapa anak memiliki berat badan yang kurang. Salah satunya adalah gagal tumbuh. Kondisi ini mengacu pada lambatnya pertumbuhan anak yang disebabkan kekurangan gizi.

Pada bayi, gagal tumbuh dapat terjadi karena masalah makan, seperti kesulitan pelekatan saat menyusui dan alergi pada bahan MPASI.

Sementara itu, anak yang mengalami gagal tumbuh bisa disebabkan oleh alergi atau intoleransi terhadap makanan tertentu, penyakit, masalah mulut, kondisi gastrointestinal, dan masalah perilaku. Obat-obatan tertentu yang dikonsumsi anak juga dapat mengurangi nafsu makannya.

Selain itu, kenaikan berat badan yang lambat pada anak bisa disebabkan oleh kurangnya asupan kalori sesuai usia mereka. Anak-anak yang aktif dan sedang tumbuh mungkin membutuhkan lebih banyak kalori.

Apapun penyebabnya, orang tua tetap memiliki kendali dalam meningkatkan berat badan anak. Itulah sebabnya penting bagi orang tua untuk mengatur pola makan bergizi dan memilih asupan kalori bernutrisi supaya anak memiliki berat badan yang ideal.

Kapan Perlu Berkonsultasi ke Dokter?

Anak tidak mau makan. Foto: A3pfamily/shutterstock

Berbagai usaha telah dilakukan untuk meningkatkan berat badan anak. Namun, bagaimana jika berat badan si kecil tak kunjung memperlihatkan perubahan?

Segera periksakan anak ke dokter jika ia menunjukkan gejala yang mengkhawatirkan, seperti terlihat jauh lebih kurus dibanding teman-teman seusianya, sering tampak kurang bertenaga, sering menolak makan, dan mengalami perubahan perilaku seiring penurunan berat badannya.

Pastikan untuk selalu melakukan kunjungan rutin ke dokter jika diperlukan. Dokter biasanya akan memantau perkembangan berat badan anak secara berkelanjutan. Mereka juga dapat membantu anak untuk melakukan cara alternatif meningkatkan berat badan anak yang bisa dilakukan di rumah.