Kumparan Logo

MPASI Bayi 6 Bulan, Sebaiknya Diberikan Berapa Kali Sehari?

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
bayi makan - POTRAIT Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
bayi makan - POTRAIT Foto: Shutterstock

Saat sudah menginjak usia 6 bulan, bayi boleh diberi makanan padat atau makanan pendamping ASI (MPASI). Meski begitu, pemberian MPASI bayi 6 bulan tidak boleh asal-asalan, Moms. Sebab, hal itu akan memengaruhi tumbuh kembang bayi.

Ada banyak hal yang perlu diperhatikan saat bayi baru mengenal makanan. Mulai dari bahan makanan yang pas untuk usianya dan tentunya tidak akan menimbulkan masalah pencernaan, misalnya sembelit dan alergi.

kumparan post embed

Banyaknya energi yang diperlukan dari MPASI adalah 200 kilo kalori per harinya. MPASI untuk bayi 6 bulan juga harus disajikan dalam tekstur yang paling lembut, karena mereka belum memiliki kemampuan untuk mengunyah.

Tekstur saring (puree) dan lumat (mashed) adalah pilihan tepat untuk si kecil di usia ini. Tekstur makanan seperti ini juga dapat mencegah bayi mengalami tersedak.

Frekuensi Pemberian MPASI Bayi 6 Bulan Menurut IDAI

bayi makan Foto: Shutterstock

Selain itu, yang juga penting adalah memperhatikan frekuensi pemberian makanan pada bayi. Dikutip dari laman resmi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), frekuensi atau jadwal pemberian makan bayi berkaitan dengan masa pengosongan lambung.

Bayi usia 6-9 bulan memerlukan 2-3 kali makan besar, kemudian 1-2 kali makanan ringan dan 2-3 kali ASI setiap harinya. Porsi yang diperlukan adalah 3 sendok makan hingga setengah mangkuk berukuran 250 ml untuk satu kali makan besar.

Ya Moms, menentukan jadwal makan bayi sejak MPASI merupakan hal yang baik. IDAI juga mengatakan hal ini penting untuk merangsang rasa laparnya. Artinya, bayi dilatih untuk mampu menyadari rasa lapar dan kenyang yang timbul pada diri mereka.

kumparan post embed

Biasanya, dibutuhkan waktu sekitar 100 menit untuk bayi mencerna makanan padat dan 75 menit untuk makanan cair. Seiring bertambahnya usia bayi, masa pengosongan makanan di dalam lambung pun akan semakin cepat.

Prinsip dan keberhasilan pemberian makan pada anak adalah dengan memberikan MPASI saat merasa lapar. Karenanya, sangatlah penting membuat jadwal yang teratur dan di antara waktu makan sebaiknya Anda hanya memperbolehkan si kecil mengkonsumsi air putih, bukan camilan. Sebab, mengkonsumsi camilan di tengah-tengah waktu makan hanya akan membuat mereka merasa kenyang lebih cepat.

Ilustrasi MPASI Bayi Foto: Shutterstock

IDAI juga memberikan contoh jadwal pemberian MPASI pada bayi 6 bulan yang bisa Anda terapkan untuk si kecil yang baru mulai mengenal makanan padat. Berikut jadwalnya:

06.00 ASI

08.00 Makan besar pagi

10.00 Makanan ringan (misalnya puree buah)

12.00 Makan besar siang

14.00 ASI

16.00 Makanan ringan (misalnya puree sayuran)

18.00 Makan besar malam

20.00 ASI

22.00 ASI (jika bayi masih terbangun)

Penulis: Hutri Dirga Harmonis

kumparan post embed