Kumparan Logo

Muncul Bercak Mirip Tokek di Kulit Bayi, Apakah Berbahaya?

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi cutis marmorata. Foto: Chatchai.wa/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cutis marmorata. Foto: Chatchai.wa/Shutterstock

Seorang ibu membagian kisah di media sosial tentang adanya corak seperti tokek di kulit bayi 1 bulannya. Ibu dengan nama akun @safnahrlsh merasa takut jika corak di kulit bayinya akan menetap sampai besar. Namun apakah keadaan ini bisa terbawa sampai besar nanti?

Moms, tak perlu khawatir karena menurut Dokter Spesialis Anak, dr. Aisya Fiktritama, SpA, keadaan ini normal terjadi pada bayi dan tidak akan terbawa sampai usia dewasa.

Dalam istilah medis, kondisi ini disebut cutis marmorata. Kondisi ini menyebabkan kulit tampak berbintik-bintik atau bercorak biru kemerahan saat terkena suhu dingin. Karena sistem saraf dan pembuluh darah yang belum matang pada bayi baru lahir.

“Kalau kedinginan atau tubuhnya baru beradaptasi, aliran darah di kulit bisa tidak merata sehingga muncul corak seperti itu.” kata dr. Aisya Fiktritama, SpA pada kumparanMOM (26/9)

Dr. Aisya juga menyebutkan bahwa kondisi ini akan hilang sendiri seiring bertambahnya usia bayi dan semakin matangnya sistem peredaran darah bayi.

“Jadi, tak perlu khawatir Moms. Karena mayoritas anak tidak akan membawa pola kulit ini sampai besar.” tambah dr. Aisya

Ini yang Perlu Dilakukan Jika Bayi Mengalami Cutis Marmorata

Ilustrasi bayi sakit Foto: Thinkstock
  1. Pastikan bayi tetap hangat, misalnya dengan selimut atau pakaian yang sesuai

  2. Hindari suhu terlalu dingin

  3. ⁠Bedong bayi bisa diperlukan

  4. ⁠Tidak perlu diolesi obat atau ramuan tertentu

“Namun, jika coraknya menetap dengan jelas disertai dengan adanya gejala lain seperti bayi lemas, sulit menyusu dan napas cepat, segela perikasa ke dokter anak.” Tutup dr. Aisya