Obat Batuk untuk Anak yang Dianjurkan Dokter

Saat anak batuk, orang tua biasanya akan segera mencari obat untuk meredakannya. Padahal, batuk tak melulu berarti negatif, lho.
Mengutip laman Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), batuk punya peranan sebagai bagian dari mekanisme pertahanan saluran napas, untuk menjaganya dari berbagai benda asing.
Contohnya begini, bila ada cairan minuman atau makanan yang seharusnya masuk ke saluran makanan, tapi keliru malah masuk ke saluran napas. Kemudian tubuh akan membangkitkan mekanisme batuk, demi membersihkan saluran napas.
Nah, jika batuk pada anak hilang-muncul dan ia juga masih tampak sehat, Anda bisa mengatasinya dengan obat alami, Moms.
Antara lain:
1. Perbanyak cairan
Banyaknya asupan cairan berguna untuk membuat saluran pernapasannya lebih lancar serta mengurangi lendir. Untuk membuatnya nyaman, berikanlah ia air putih hangat.
2. Berikan madu
Madu juga bermanfaat dalam mengencerkan lendir serta meredakan batuk. Anda bisa memberi dua sendok teh madu pada si kecil yang berusia 2 tahun.
Sebaliknya, hindari pemberian madu pada bayi atau anak di bawah satu tahun sebab justru berisiko keracunan.
3. Manfaatkan uap hangat
Kondisi udara yang lembap juga dapat melegakan saluran napasnya. Manfaatkanlah humidifier atau bikin sendiri uap yang berasal dari baskom berisi air hangat, lalu letakan di tempat tidur si kecil.
4. Berkumur dengan air garam
Berkumur dengan air garam hangat bisa mencegah perkembangan bakteri yang telah membuat tenggorokan tidak nyaman.
Cara membuatnya: ambil setengah sendok teh garam, larutkan ke dalam air hangat. Mintalah anak berkumur hingga 3 kali dalam sehari.
Semoga dengan cara-cara alami di atas ampuh menjadi obat untuk meredakan batuk yang dialami anak.
Di samping itu, orang tua perlu tetap waspada dan peka. Sebab IDAI juga menulis bahwa batuk pun bisa jadi gejala penyakit tertentu. Tandanya saat batuk disertai keluhan lain seperti sesak napas, demam, nafsu makan menurun, muntah dan batuk tak kunjung reda lebih dari 7 hari. Bila sudah begitu, segera bawa si kecil ke dokter ya, Moms.
