Kumparan Logo

Olahraga Ringan Ini Bisa Bantu Balita agar Tetap Sehat

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Olahraga Ringan Ini Bisa Bantu Balita agar Tetap Sehat. Foto: Suradech Prapairat/shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Olahraga Ringan Ini Bisa Bantu Balita agar Tetap Sehat. Foto: Suradech Prapairat/shutterstock

Tak hanya bermanfaat untuk orang dewasa, faktanya olahraga yang tepat juga bisa bermanfaat untuk kesehatan balita. Ya Moms, rutin berolahraga juga bisa membantu balita agar tetap aktif dan bugar. Mengenalkan olahraga sejak dini sama dengan meletakkan dasar untuk gaya hidup aktif dan sehat ketika dewasa.

Hal yang perlu orang tua ingat adalah, usia balita masih terlalu muda untuk menerapkan aturan ketat untuk olahraga. Sehingga orang tua perlu mencari olahraga yang sederhana untuk mereka, misalnya dengan berjalan-jalan atau bermain tangkap bola jarak dekat. Lantas, olahraga apa lagi yang cocok untuk balita?

Jenis-jenis Olahraga untuk Balita

Olahraga untuk anak usia 2 tahun harus mudah dan sederhana untuk dilakukan. Misalnya:

-Merangkak

-Berjalan

-Mengangkat Mainan

Ilustrasi anak balita berlari. Foto: Shutter Stock

-Berlari

-Melempar

-Menangkap

-Berenang

Dikutip dari WebMD, orang tua juga dapat memainkan permainan sederhana, seperti petak umpet bersama mereka tanpa terlalu banyak instruksi.

Apa Saja Mainan Olahraga untuk Balita?

1. Mainan Beroda

Mainan beroda membantu balita aktif dan sehat. Anda bisa memilih mainan yang bisa didorong-tarik dengan atau tanpa roda. Mainan ini cocok untuk mereka bawa jalan. Anda dapat membelikan kereta boneka, kereta luncur, gerobak mainan atau gerobak dorong anak. Selain itu, orang tua juga dapat membiarkan si kecil menaiki kuda goyang kecil, mobil mainan, dan sepeda roda tiga yang digerakkan oleh kakinya.

Ilustrasi balita bermain mobil-mobilan. Foto: HTeam/Shutterstock

2. Alat Bantu Main

Biasanya alat bantu main ini ada di taman bermain. Namun, Anda harus melakukan pengawasan ekstra selama mereka menggunakan alat bantu main, seperti perosotan dan ayunan. Dua mainan ini tentu dapat membuat mereka senang dan memberi si kecil pengalaman menyenangkan.

Tak hanya itu, membiarkan si kecil bermain pasir, memanjat, dan merangkak di terowongan mainan juga bisa jadi alternatif. Serta bisa juga mengajak anak menangkap dan melempar bola yang ringan.

Ilustrasi anak bermain di taman bermain Foto: Shutterstock

Pakar menyebut anak-anak dari segala usia harus mendapatkan cukup aktivitas fisik setiap hari. Ini membantu meningkatkan kesehatan mental dan fisik. Waktu bermain dan olahraga dasar dapat membantu menjaga balita Anda tetap bugar dan aktif. Di sisi lain, ini juga membantu mengajarkan keterampilan baru kepada balita.

kumparan post embed