Kumparan Logo

Panduan Isolasi Mandiri di Rumah Bagi Keluarga yang Positif COVID-19

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Panduan Isolasi Mandiri di Rumah Bagi Keluarga yang Positif COVID-19 Foto: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Panduan Isolasi Mandiri di Rumah Bagi Keluarga yang Positif COVID-19 Foto: Freepik

Sebagian besar pasien COVID-19 merupakan orang yang tidak bergejala atau bergejala ringan. Artinya, mereka tidak perlu dirujuk ke rumah sakit dan cukup melakukan isolasi mandiri di rumah saja, Moms.

Apalagi saat ini kapasitas rumah sakit dan tempat isolasi kian menipis karena lonjakan kasus positif COVID-19 yang terus meningkat. Namun hal pertama yang perlu dilakukan sebelum isolasi mandiri adalah memastikan bahwa kita bisa memberikan jarak atau batasan dengan anggota keluarga lain.

"Jadi kalau isolasi mandiri melakukan isolasi, artinya betul-betul membatasi pergerakan, ya. Satu, misalnya, kalau di rumah berarti harus benar-benar terpisah dari anggota keluarga rumah yang lain, ya," jelas Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr. Siti Nadia Tarmizi.

kumparan post embed

Jika syarat tersebut sudah terpenuhi dan Anda atau anggota keluarga lain memilih isolasi mandiri di rumah. Berikut beberapa panduan yang bisa diikuti seperti yang dianjurkan oleh Kementerian Kesehatan RI.

Panduan Isolasi Mandiri COVID-19 di Rumah

Panduan Isolasi Mandiri di Rumah Bagi Keluarga yang Positif COVID-19 Foto: Freepik

Moms, Anda dan anggota keluarga di rumah perlu memahami betul tata cara melakukan isolasi mandiri COVID-19. Hal itu penting, supaya anggota keluarga lain yang negatif COVID-19 aman.

Selain itu, pasien positif COVID-19 pun bisa dengan nyaman saat melakukan isolasi mandiri. Sebab, tempat yang nyaman bagi pasien akan meningkatkan imun dan mempercepat pemulihan.

kumparan post embed

Jadi, berikut panduan melakukan isolasi mandiri COVID-19 di rumah yang perlu dipahami.

  1. Ventilasi dan pencahayaan yang baik

  2. Kamar mandi terpisah, tetapi jika tidak tersedia lakukan desinfeksi rutin permukaan yang sering disentuh

  3. Gunakan alat tersendiri, seperti alat makan, minum, dan mandi

  4. Kamar tidur terpisah

  5. Hindari kontak dengan orang lain serta tidak bepergian dan tidak menerima tamu

  6. Gunakan masker dengan benar

  7. Cuci tangan dengan sabun

  8. Jaga jarak

  9. Desinfeksi/bersihkan permukaan dengan desinfektan berkala

  10. Tangani sampah dengan hati-hati

  11. Pemantauan harian gejala

  12. Berkoordinasi dengan puskesmas

  13. Jika muncul gejala atau semakin parah, lapor petugas

  14. Orang yang merawat perhatikan protokol kesehatan 3M

Jangan lupa perhatikan beberapa poin di atas ya, Moms. Semoga Anda dan keluarga sehat selalu!

kumparan post embed