Kumparan Logo

Panduan Lengkap Gizi Seimbang untuk Anak 1–5 Tahun

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi anak balita makan gizi seimbang Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak balita makan gizi seimbang Foto: Shutter Stock

Sebagai orang tua, Anda tentu ingin memastikan anak tumbuh sehat, cerdas, dan penuh energi, dengan makan gizi seimbang. Terlebih saat usianya masih balita, tubuh anak sedang berkembang pesat-pesatnya.

Ini adalah momen emas untuk mengoptimalkan pemenuhan gizi anak agar tumbuh kembangnya optimal. Sebab makanan bergizi tak hanya penting untuk pertumbuhan fisik, tapi juga perkembangan otak dan psikologisnya.

Nah Moms, agar tidak bingung, simak penjelasan di bawah ini!

Panduan Gizi Seimbang untuk Anak 1-5 Tahun

1. Cukupi Asupan Makronutrien dan Mikronutrien

WHO dan IDAI merekomendasikan agar kebutuhan gizi anak baik dari makronutrien (karbohidrat, lemak, protein), maupun mikronutrien (vitamin dan mineral), tercukupi.

Kemenkes juga membuat rekomendasi 'Isi Piringku' yang mencakup 50 persen makanan pokok dan lauk (mengandung karbohidrat, lemak, protein), dan 50 persen sayur dan buah (mengandung vitamin, mineral).

Pastikan menu harian mencakup:

Karbohidrat: sumber energi, seperti nasi, ubi, jagung, pasta

Protein: baik hewani (ayam, ikan, telur) maupun nabati (tempe, tahu, kacang-kacangan)

Sayur dan buah: kaya vitamin, mineral, dan serat

Lemak sehat: seperti dari alpukat, minyak zaitun

Air putih: hindari minuman manis berlebihan

2. Variasi dan Pola Makan Sehari-hari

Ilustrasi anak makan makanan bergizi Foto: Shutterstock

Berikan ragam makanan setiap hari agar anak menerima semua zat gizi penting.

Terapkan jadwal makan teratur, misalnya 3 kali makan utama plus snack dua kali jika perlu

3. Menyusun Porsi Makan Anak Usia 1–3 Tahun

Menurut AKG Kemenkes dan rekomendasi IDAI:

Karbohidrat: sekitar 2–5 sendok makan nasi matang.

Protein hewani: daging cincang 30–45 gram, ayam 45 g, ikan atau telur secukupnya; nabati seperti tempe/tahu juga penting.

Sayur & buah: total sekitar 30–40 gram per hari, bisa dijadikan camilan juga.

4. Peran MPASI & Makanan Tambahan

Untuk anak usia 6–23 bulan:

MPASI harus aman, adekuat, seimbang, dan terjadwal dengan 3 makanan utama dan 2 camilan kecil.

Komposisi gizi: karbohidrat, protein hewani & nabati, lemak sehat, vitamin (A, C, asam folat), zat besi.

Bantuan PMT (Pemberian Makanan Tambahan) di Posyandu bisa mendukung gizi seimbang sesuai prinsi Isi Piringku untuk balita 6–59 bulan

5. Pantau Pertumbuhan Anak

Gunakan standar WHO untuk memantau:

Berat badan ideal vs usia: misalnya balita 2 tahun sebaiknya 9,7–15,3 kg (laki-laki), dan 9–14,8 kg (perempuan).

Awasi apakah ada risiko stunting, wasting atau overweight, yang merupakan indikator ketidakseimbangan gizi dan kesehatan.