Kumparan Logo

Penting, Moms! Ajarkan Ini pada Anak Jika Ia Tersesat

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penting, Moms! Ajarkan Ini pada Anak Jika Ia Tersesat. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Penting, Moms! Ajarkan Ini pada Anak Jika Ia Tersesat. Foto: Shutter Stock

Tidak ada orang tua yang ingin kehilangan anaknya di tengah keramaian. Bahkan untuk membayangkannya pun enggan. Namun, kehilangan anak di tengah keramaian seperti pusat perbelanjaan, bandara atau tempat hiburan bisa dialami siapa saja, lho.

Dikutip dari Verywell Family, ada beberapa hal yang perlu dilakukan orang tua untuk mengantisipasi kejadian anak tersesat di tengah keramaian. Salah satunya, anak harus diberi tips keselamatan dasar.

Manajer Program Pencegahan di National Center for Missing & Exploited Children (NCMEC), Amerika Serikat, Susan Kennedy, mengatakan anak harus mengerti nama lengkap dan nomor ponsel yang bisa dihubungi.

Ya, Moms, orang tua tentu akan menjadi orang pertama yang dicari atau dihubungi saat anak hilang. Maka dari itu, Anda perlu mengajarkan si kecil untuk menghapal nomor telepon Anda atau suami.

“Anda harus mengajari anak Anda nama lengkap mereka, nama lengkap Anda, dan minta mereka mengingat nomor ponsel Anda sesegera mungkin,” ujar Susan.

"Dengan begitu, jika mereka tersesat jauh dari rumah—seperti di taman hiburan atau festival—orang dewasa dapat membantu mereka menghubungi Anda. Idealnya, ajari juga mereka nomor telepon satu atau dua orang yang bisa dihubungi darurat dan juga alamat rumah mereka," sambungnya.

Jika mereka tidak dapat mengingat nomor telepon atau alamat, Anda dapat diam-diam menempelkan label di dalam kaki celananya atau menulis informasi tersebut di selembar kertas dan memasukkannya ke dalam saku setiap kali sebelum pergi.

Kemudian, ingatkan anak Anda di mana letak kertas atau stiker tersebut sebelum berangkat. Sehingga mereka mengetahui di mana letaknya dan dapat membagikannya kepada orang dewasa apabila mereka terpisah dari Anda. Atau bisa juga mengalungkan lanyard berisi informasi nama anak, nama Anda atau suami, dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

Sementara itu, humas kepolisian di Leesburg, Virginia Michael Drogin, mengatakan orang tua juga harus mengajarkan si kecil untuk memahami siapa yang bisa dimintai bantuan apabila tersesat. Beberapa di antaranya yakni polisi, petugas pemadam kebakaran, penjaga keamanan, pegawai festival atau taman.

“Meminta bantuan kepada salah satu dari individu-individu ini akan bermanfaat [karena mereka] dapat memberikan bantuan atau membantu dalam menghubungi orang tua atau responden pertama,” kata Drogin

“Para orang tua juga harus menghubungi pihak-pihak tersebut,” imbuhnya.

Ilustrasi anak hilang menangis. Foto: Shutter Stock

Tips yang Perlu Diajarkan pada Anak Jika Tersesat?

Daripada berteriak atau mencari orang tua, ajarkan anak untuk tetap tenang dan tidak panik bila tersesat di keramaian. Yakinkan mereka bahwa Anda juga mencarinya. Apabila mereka turut berpindah-pindah tempat karena mencari Anda, maka proses pencarian malah akan menjadi sulit. Ajarkan mereka untuk tidak meninggalkan lokasi tempat terakhir bersama dengan Anda.

Namun, apabila mereka kemungkinan di tempat berbahaya, ajarkan mereka untuk mencari tempat yang aman dan menunggu Anda atau petugas yang lewat.

“Jika anak Anda berada di tempat yang aman, maka mereka harus tetap di tempatnya karena orang tua mereka kemungkinan besar akan menelusuri kembali jejak mereka,” kata Drogin.

Tak hanya itu, Anda juga harus tetap tenang saat mencari si kecil. Drogin menyebut kesalahan terbesar yang dilakukan orang tua ialah panik dan berupaya mencari begitu mengetahui anaknya hilang.

“Sering kali, seorang anak menelusuri kembali jejaknya dan orang tuanya tidak lagi berada di sana. Selain itu, terkadang penegak hukum akan menemukan anak yang hilang tersebut, namun kemudian perlu mencari orang tuanya karena mereka tidak lagi berada di tempat semula,” ujar Drogin.

Hal lain yang perlu orang tua lakukan ialah membagi tim untuk mencari anak. Satu tim atau satu orang tetap berada di lokasi terakhir kehilangan anak dan yang lainnya mencari anak ke tempat lain.

Jika Anda satu-satunya orang dewasa, cobalah untuk tetap berada di area tempat Anda. Kemudian menghubungi bantuan dari lokasi tersebut. Jika Anda harus pergi untuk mencari bantuan, kembalilah ke lokasi sebelumnya sesegera mungkin.