Kumparan Logo

Pentingnya Inisiasi Menyusu Dini Seperti yang Dilakukan Jessica Iskandar

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Artis Jessica Iskandar dan suaminya Vincent Verhaag saat konferensi pers terkait kelahiran anak kedua di RS Pondok Indah, Jakarta, (9/5/2022). Foto: Dok. Agus Apriyanto
zoom-in-whitePerbesar
Artis Jessica Iskandar dan suaminya Vincent Verhaag saat konferensi pers terkait kelahiran anak kedua di RS Pondok Indah, Jakarta, (9/5/2022). Foto: Dok. Agus Apriyanto

Pasangan Jessica Iskandar dan Vincent Verhaag kini tengah berbahagia. Ya Moms, Jessica baru saja melahirkan anak keduanya pada Sabtu (7/6/2022) kemarin dengan berjenis kelamin laki-laki melalui persalinan normal.

Wanita yang akrab disapa Jedar itu pun ikut membagikan momen-momen melahirkan di Instagram dan YouTube mereka. Salah satunya adalah momen ketika Jedar melakukan inisiasi menyusu dini (IMD).

Mengutip laman WHO, IMD merupakan aktivitas menyusui yang dilakukan 1 jam setelah bayi lahir. Aktivitas ini bertujuan untuk melindungi bayi baru lahir dari infeksi dan mengurangi risiko kematian dan IMD juga dapat merangsang produksi ASI lebih awal.

Pentingnya Inisiasi Menyusu Dini

Jessica Iskandar melakukan IMD usai melahirkan anak kedua. Foto: Instagram/@v.andrianto

Mengutip Medical News Today, ada beberapa hal yang menjadi alasan terkait pentingnya melakukan IMD. Salah satunya adalah kandungan yang terdapat dalam ASI pertama setelah melahirkan atau yang disebut kolostrum. Kolostrum merupakan zat lengket berwarna kuning-putih yang dihasilkan oleh payudara ibu setelah melahirkan. Zat ini kaya akan antibodi dan nutrisi penting yang dibutuhkan oleh bayi baru lahir.

Menyusu pada satu jam pertama setelah melahirkan juga memberikan manfaat bagi ibu, seperti peningkatan laktasi dan penurunan risiko kehilangan darah. Selain itu, IMD dapat meningkatkan ikatan ibu dengan bayi melalui sentuhan kulit ke kulit. Aktivitas ini memungkinkan si kecil untuk menemukan puting ibu dengan mudah.

“Bayi menggunakan kelima inderanya untuk menjelajahi dunia. Mereka menggunakan mata untuk mengingat wajah ibu mereka, telinga untuk mengasosiasikan suaranya dengan wajahnya, dan indera penciuman mereka untuk membimbing mereka dalam menemukan payudara,” jelas Presiden Asosiasi Konsultasi Laktasi Internasional Rebecca Mannel.

Lebih lanjut, menyusu bayi baru lahir sambil menggendongnya juga dapat membuat bayi merasa hangat. Serta, memungkinkan si kecil untuk mengatur tingkat saturasi jantung, pernapasan, dan oksigen dalam tubuhnya. Sehingga bayi akan menjadi lebih tenang dan lebih jarang menangis.

Tahapan Inisiasi Menyusu Dini

Ilustrasi Ibu menyusui bayi baru lahir. Foto: Shutter Stock

Mengutip laman IDAI, berikut ini tahapan inisiasi menyusu dini yang dirasakan oleh bayi dan bermanfaat untuk tumbuh kembangnya.

  1. Saat bayi ditengkurapkan di atas perut ibu, selama beberapa waktu bayi akan diam, tapi tetap waspada pada lingkungan sekitarnya.

  2. Setelah 12 – 44 menit, bayi mulai bergerak dengan menggerakkan kaki, bahu, dan lengannya. Meskipun kemampuan penglihatannya masih terbatas, bayi dapat melihat areola mammae atau area gelap pada payudara ibu. Si kecil kemudian akan bergerak mendekat dengan membenturkan kepalanya ke dada ibu.

  3. Dengan indera penciumannya, bayi mulai mengangkat kepala, mengulum putin, dan mulai menyusui. Proses ini terjadi selama 27 – 41 menit.

  4. Proses menyusui pertama mungkin hanya terjadi selama 15 menit. Namun, proses ini membuat bayi mampu mengkoordinasi gerakan menghisap, menelan, dan bernapas.

video youtube embed