Kumparan Logo

Pentingnya Kembangkan Permainan Kreatif untuk Bayi dan Balita

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi ibu dan anak bermain bersama. Foto: maroke/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu dan anak bermain bersama. Foto: maroke/Shutterstock

Mengajak anak bermain tidak hanya membuat si kecil senang, tapi juga dapat dimanfaatkan untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak, Moms. Salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan permainan kreatif.

Mengutip What to Expect, kegiatan atau permainan kreatif memberi anak kesempatan untuk mengeksplorasi, membuat sesuatu, dan mengekspresikan pikiran serta ide mereka.

Permainan ini bisa berkaitan dengan beragam jenis seni seperti melukis, musik, dan hal lain yang membutuhkan kreativitas. Anda bisa mengajak si kecil mencorat-coret di kertas atau papan khusus, melukis jari, bermain musik, menari mengikuti irama lagu, membuat playdough, dan masih banyak lagi.

Agar manfaat permainan kreatif lebih optimal, sebaiknya Anda membuat konsep yang lebih terbuka, Moms. Tak perlu mendikte anak tentang cara bermain.

Mulailah dengan menyediakan bahan-bahan sederhana seperti kertas dan krayon, beberapa alat musik anak, atau beberapa syal untuk diputar sambil menari, dan biarkan si kecil bereksplorasi sendiri. Anda hanya perlu memantaunya agar area corat-coret tak berpindah ke tembok rumah, misalnya.

Manfaat Permainan Kreatif untuk Bayi dan Balita

Ilustrasi membuat prakarya bersama anak Foto: Shutterstock

Meskipun sering melibatkan seni dan musik, permainan kreatif bukan sekadar menciptakan suara berisik atau membuat ruangan jadi berantakan. Ketika bayi dan balita terlibat dalam permainan kreatif, mereka akan belajar untuk mengekspresikan perasaan dan ide mereka sekaligus mengkomunikasikannya dengan orang lain.

Permainan kreatif juga mendorong anak-anak untuk melenturkan otot kognitif mereka dengan memikirkan cara baru dan memecahkan masalah dalam permainan tersebut. Selain itu, kegiatan ini juga membantu mereka untuk memahami pola, misalnya saja irama lagu. Menurut para ahli, hal tersebut bermanfaat untuk perkembangan bahasanya.

Sementara itu, aktivitas mencorat-coret menggunakan alat warna juga memiliki manfaat tersendiri untuk bayi dan balita. Memegang krayon atau kuas cat dapat mendorong perkembangan fisik mereka. Selain itu, kegiatan tersebut juga merupakan aktivitas motorik halus yang dapat memperkuat tangan dan meningkatkan koordinasi tangan dengan mata.

Kapan Permainan Kreatif untuk Bayi dan Balita Bisa Mulai Dilakukan?

Ilustrasi orang tua bermain bersama anak. Foto: Shutter Stock

Permainan kreatif dapat dimulai kapan saja dan usia berapa saja, bahkan untuk bayi baru lahir sekalipun. Namun, Anda tetap perlu menyesuaikan permainan tersebut dengan usia si kecil ya, Moms.

Misalnya, untuk bayi berusia 6 – 12 bulan, Anda dapat mengajaknya bermain membuat karya dengan cat di jari tangan. Sementara itu, untuk usia 1 -2 tahun, Anda bisa mengajak si kecil bermain alat musik, seperti memukul drum atau menekan tuts piano. Jadi, Anda juga membutuhkan kreativitas dalam menciptakan permainan kreatif untuk bayi dan balita.