Penyebab Anak Balita Suka Menggigit Kuku
ยทwaktu baca 3 menit

Kebersihan kuku anak balita perlu diperhatikan dengan baik. Sebab, kuku anak yang sudah panjang bisa saja jadi sarang penyakit dan kuman. Apalagi anak balita biasanya sedang aktif-aktifnya bermain.
Oleh sebab itu, sebaiknya kuku si kecil rutin dipotong dan dibersihkan, Moms. Apalagi, bila ia punya kebiasaan suka menggigit kukunya. Apakah anak Anda termasuk salah satunya, Moms?
Ternyata, kebiasaan menggigit kuku juga biasa dikenal dengan sebutan onychophagia. Umumnya, hal ini bisa terjadi saat anak usia 3-4 tahun. Namun, tak menutup kemungkinan pula bila kondisi ini juga dapat terjadi lebih awal dari usia tersebut pada beberapa anak.
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dalam laman resminya menjelaskan bahwa kebiasaan menggigit kuku ini menjadi salah satu hal yang dikeluhkan banyak orang tua. Sekitar 30 hingga 60 persen anak melakukan kebiasaan menggigit kuku dalam hidupnya. Meski kebanyakan anak umumnya akan menghentikan kebiasaan ini dengan sendirinya, tapi sebagian lainnya terus melakukannya hingga beranjak remaja bahkan dewasa.
Agar lebih jelas, yuk, simak beberapa hal yang bisa sebabkan anak suka menggigit kukunya sendiri.
Alasan Anak Balita Suka Menggigit Kuku
1. Faktor Genetik
Mengutip Mom Junction, kebiasaan menggigit kuku ini umumnya dimiliki balita karena salah satu anggota keluarga (baik ayah atau ibunya) juga punya kebiasaan tersebut. Jadi, jangan heran ya, Moms, bila si kecil melakukan hal tersebut di depan Anda.
2. Meniru Orang di Sekitarnya
Bila ada anggota keluarga atau saudara di rumah suka menggigit kuku di depan anak Anda, bisa jadi hal inilah yang mendorong anak mengikutinya. Ya Moms, si kecil mungkin meniru perilaku tersebut karena melihat orang di dekat atau sekitarnya juga melakukannya.
3. Bosan
Ini adalah hal yang normal bagi beberapa balita untuk menggigit kukunya karena rasa bosan yang melanda. Sebab menurutnya, tidak ada hal menarik yang bisa ia lakukan.
4. Cemas atau Takut
Beberapa balita menggigit kuku mereka saat cemas. Ini sebagai salah satu cara dirinya mengalihkan perhatian dan membebaskan diri dari kecemasan tersebut agar dirinya lebih santai atau rileks. Namun, bisa jadi anak balita menggigit kuku karena ia tengah merasa takut akan suatu hal.
5. Gangguan Kesehatan Mental
Pada beberapa balita, menggigit kuku mungkin merupakan manifestasi perilaku dari beberapa kondisi kejiwaan yang mendasarinya. Seperti anak dengan ADHD (attention deficit hyperactivity disorder) atau gangguan mental yang menyebabkan seorang anak sulit memusatkan perhatian. Untuk itu, beberapa balita mungkin akan menunjukkan kebiasaan menggigit kuku sebagai bentuk kecemasan dirinya.
6. Konsumsi Obat-obatan
Meski ini jarang terjadi, tapi kebiasaan menggigit kuku bisa saja karena efek samping dari konsumsi obat-obatan tertentu.
Kapan Perlu Waspada?
Umumnya, tak ada pengobatan khusus terkait anak yang suka menggigit kukunya. Akan tetapi, bila hal ini tak bisa dihentikan dan jadi kebiasaan yang diulang terus oleh anak dalam kondisi tertentu misalnya, segera ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Biasanya, dokter akan melakukan pemeriksaan untuk mencari tahu faktor penyebab pastinya --baik itu berupa konseling atau konsumsi obat untuk menghentikan kebiasaan tersebut.
