Kumparan Logo

Penyebab Bayi Alami Nursing Strike atau Mogok Menyusu

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bayi mogok menyusu Foto: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Bayi mogok menyusu Foto: Freepik

Bayi Anda sedang dalam fase nursing strike atau mogok menyusu, Moms? Bila ya, hal itu umumnya membuat ibu cemas, karena takut si kecil kekurangan gizi, apalagi jika ia masih mengonsumsi ASI eksklusif.

Menurut La Leche League International, kondisi ini biasanya bisa bertahan selama beberapa kali jadwal menyusu dalam sehari, atau bahkan berlangsung beberapa hari.

Lantas, apa penyebab bayi mengalami nursing strike? Simak penjelasan lengkap di bawah ini.

Penyebab Nursing Strike yang Menyebabkan Bayi Mogok Menyusu

Bayi tidak mau menyusu. Foto: Shutterstock

Banyak penyebab kenapa bayi mengalami nursing strike. Berikut beberapa penyebab tersebut seperti dikutip dari Healthline:

  • Bayi sakit telinga sehingga tidak nyaman menyusu

  • Sakit tenggorokan, atau ada luka di mulut bayi

  • Bayi sakit tangan, kaki, dan mulut yang berdampak pada proses menyusu

  • Tumbuh gigi dan sakit gusi

  • Frustrasi karena pasokan ASI rendah, di mana aliran ASI terlalu lambat, atau bisa karena ASI keluar terlalu cepat

  • Frustrasi karena perubahan rasa ASI akibat perubahan hormonal atau diet ibu

  • Trauma saat menyusu karena suara keras atau ibu berteriak karena digigit

  • Ibu stres, marah, atau sedang sakit dan tidak fokus saat menyusui

  • Tubuh Anda berbau berbeda akibat produk perawatan

  • Banyak gangguan saat menyusu

Beberapa penyebab di atas mungkin memang tidak dapat dihindari. Namun, penting untuk mengetahui apa penyebab bayi mogok menyusu, Moms. Dengan begitu, Anda pun tahu solusi terbaiknya.

Yang Harus Dilakukan Jika Bayi Alami Nursing Strike

Bayi tidak mau menyusu. Foto: Shutterstock

Saat bayi mogok menyusu, pastikan suplai ASI tetap terjaga, Moms. Jadi jangan lupa untuk memerah ASI untuk mempertahankan produksinya. Bisa dengan memompanya atau diperah menggunakan tangan.

Lalu, pastikan bayi tetap mendapatkan nutrisi walaupun sedang nursing strike. Sehingga coba berikan ASI menggunakan metode lain, bisa dengan cangkir atau pipet. Sebab, sangat penting menjaga hidrasi dan kalori yang masuk ke tubuhnya.

Kemudian, jika ternyata bayi mogok menyusu karena penyakit atau rasa tidak nyaman di tubuhnya. Maka jangan lupa untuk segera menghubungi dokter.

Anda juga bisa secara bertahap menyusui bayi secara langsung. Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan:

  • Lakukan kontak skin to skin dengan bayi dan tawarkan payudara dengan lembut

  • Ubah posisi menyusui, dan coba beberapa posisi

  • Menyusui di ruangan redup atau gelap untuk menghindari gangguan

  • Tawarkan payudara saat sedang mandi bersama di bak air hangat

  • Tetap santai dan jangan stres saat sesi menyusui

  • Jangan berpikiran negatif ketika sedang menyusui

  • Minta dukungan positif pada orang sekitar