Penyebab dan Cara Atasi Bau Mulut pada Anak
·waktu baca 2 menit

Bau mulut merupakan masalah umum yang bisa terjadi pada orang dewasa hingga anak. Kondisi yang dalam istilah medis disebut halitosis ini dapat disebabkan oleh sumber oral dan non-oral.
Sebuah studi menunjukkan, 87 persen kasus bau mulut disebabkan oleh sumber oral, seperti gigi berlubang, mulut kering, dan lain sebagainya. Sementara itu, 13 persen lainnya disebabkan oleh masalah non-oral, seperti kebiasaan merokok, mengonsumsi makanan tertentu, dan konsumsi obat.
Pada anak, kondisi ini umumnya terjadi pada pagi hari saat anak bangun tidur dan segera menghilang setelah ia gosok gigi atau berkumur. Lantas, bagaimana jika aroma tak sedap tersebut susah hilang dari mulut anak? Apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya?
Penyebab Bau Mulut pada Anak
Dikutip dari Mom Junction, berikut beberapa penyebab sumber oral yang bisa menjadi penyebab bau mulut pada anak.
Kebersihan mulut yang buruk
Gigi berlubang
Gusi bengkak atau meradang
Mulut kering
Posisi gigi tidak rapi dan menyebabkan sisa makanan mudah terselip
Penggunaan kawat gigi yang jarang dibersihkan
Amandel
Tambalan gigi yang rusak
Kondisi medis tertentu yang bisa memicu bau mulut.
Sementara itu, sumber non-oral yang dapat memicu bau mulut pada anak yaitu mengonsumsi obat dan makanan tertentu. Beberapa jenis obat dapat menurunkan produksi air liur yang memicu mulut kering, hingga akhirnya berbau tidak sedap.
Sementara itu, makanan yang memiliki aroma menyengat, seperti durian dan bawang-bawangan, dapat menimbulkan molekul bau yang memasuki aliran darah dan diembuskan kembali melalui paru-paru saat bernapas.
Cara Mengatasi Bau Mulut Anak di Rumah
Berikut ini beberapa cara untuk mengatasi sekaligus mencegah bau mulut anak yang dapat dilakukan di rumah.
Gosok gigi secara rutin 2 – 3 kali sehari
Bersihkan lidah anak dengan pembersih lidah. Beberapa produk sikat gigi juga sudah menyediakan pembersih lidah di balik bagian sikatnya.
Ganti sikat gigi 2 – 3 bulan sekali atau lebih cepat jika sikatnya sudah mulai rusak.
Gunakan obat kumur yang aman untuk anak-anak
Konsumsi buah-buah segar
Perbanyak minum air putih dan kurangi minuman yang manis
Selain melakukan perawatan sederhana di rumah, Anda juga dapat mengajak anak untuk melakukan perawatan di dokter gigi. Lakukan scalling atau pembersihan karang gigi setidaknya enam bulan sekali. Selain itu, lakukan perawatan jika gigi anak bermasalah, seperti gigi berlubang dan posisi gigi tidak rapi.
