Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 ยฉ PT Dynamo Media Network
Version 1.103.0
Penyebab dan Cara Atasi Tangan yang Kesemutan saat Hamil
31 Agustus 2021 8:05 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Bila saat ini sedang merasa tangan kesemutan, tetap tenang dan jangan khawatir, ya! Sebab, hal ini normal terjadi pada tiap ibu hamil. Bahkan kesemutan saat hamil juga bisa dirasakan di beberapa bagian tubuh lain. Misalnya kaki dan punggung.
Apa penyebabnya?
Penyebab Tangan Kesemutan saat Hamil
Very Well Family melansir, kesemutan dapat terjadi akibat pembengkakan jaringan tubuh yang menekan saraf Anda ketika hamil. Selain itu, saat rahim mulai tumbuh dan membesar seiring waktu, hal ini memberi tekanan pada otot, ligamen, dan saraf yang dapat berkontribusi pada perasaan "mati rasa".
Kondisi ini juga dikenal dengan sebutan sindrom lorong karpal. Apa itu? Sindrom lorong karpal merupakan sebuah penyakit yang menyerang saraf pergelangan tangan sehingga membuat si penderita merasa nyeri, perih, kebas, kesemutan dan mati rasa.
ADVERTISEMENT
Sindrom lorong karpal sebenarnya tidak berbahaya, namun dapat menimbulkan ketidaknyamanan sehingga aktivitas atau kegiatan keseharian ibu hamil terganggu. Untuk mengatasinya, ada beberapa cara yang dapat dilakukan.
Cara Atasi Tangan yang Kesemutan saat Hamil
Mengutip Parents, salah satu cara yang dapat Anda lakukan adalah dengan cukupi kebutuhan cairan. Ya Moms, cara ini dianggap dapat membantu kurangi pembengkakan atau kesemutan berangsur menghilang.
Selain itu, Anda juga bisa melakukan senam tangan untuk kurangi kesemutan. Caranya, cukup gerakkan pergelangan tangan ke atas dan ke bawah sebanyak 10 kali. Lalu, coba kepalkan tangan selama beberapa detik kemudian buka jari-jari tangan. Lakukan hal ini secara bergantian. Hal ini pun dianggap dapat melancarkan aliran darah ke seluruh tubuh.
ADVERTISEMENT
Saat sedang bekerja misalnya, coba rehat atau istirahat sejenak. Berbaring lah, lalu letakkan tangan Anda di atas bantal.
Begitu pula saat di malam hari, Anda bisa menopang tangan menggunakan bantal dan hindari posisi tidur dengan posisi tangan menyanggah kepala.
Namun bila beberapa cara di atas juga tak membuahkan hasil, silakan berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Terlebih, bila kondisi semakin parah dan menyebar ke area tubuh lain, seperti bahu atau leher.