Kumparan Logo

Penyebab dan Gejala Impetigo, Penyakit Kulit Melepuh pada Anak

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi penyakit kulit pada anak. Foto: Thinkstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penyakit kulit pada anak. Foto: Thinkstock

Impetigo adalah salah satu infeksi kulit yang bisa menyerang orang dewasa maupun anak. Namun, kondisi ini memang lebih rentan menyerang anak-anak, Moms.

Impetigo merupakan infeksi yang menyebabkan kulit memerah dan kemudian melepuh. Lepuhan tersebut nantinya bisa pecah dan mengeluarkan cairan. Infeksi impetigo lebih mudah didapatkan anak apabila memiliki luka terbuka seperti goresan, gigitan serangga, ruam, hingga eksim. Meski begitu, anak dengan kulit yang sehat juga bisa terkena infeksi ini.

Umumnya, impetigo akan ditemukan di wajah, sekitar hidung dan mulut. Namun, tetap saja infeksi ini bisa muncul di mana saja, terutama pada kulit yang sedang mengalami kerusakan atau luka.

Penyebab Impetigo pada Anak

Ilustrasi gejala melepuh akibat infeksi impetigo pada kulit anak Foto: Shutterstock

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), penyakit impetigo merupakan infeksi kulit yang disebabkan oleh salah satu atau kedua bakteri, yaitu grup A Streptococcus dan Staphylococcus aureus. Kedua bakteri ini sering kali menyebabkan infeksi pada kulit. Ketika bakteri sudah menginfeksi, maka bisa menyebabkan luka di permukaan kulit.

Sebenarnya, kedua bakteri ini hidup di lingkungan manusia. Namun, ada juga orang yang bersentuhan dengan bakteri ini, belum tentu akan terinfeksi dan menyebabkan impetigo. Beberapa orang memiliki bakteri Staphylococcus aureus di hidungnya. Mereka baru akan terinfeksi apabila bakteri tersebut menyebar ke permukaan kulitnya.

kumparan post embed

Infeksi impetigo juga termasuk penyakit menular lho, Moms. Bakteri dapat dengan mudah menyebar ke orang lain jika mereka menyentuh luka tersebut. Selain itu, menyentuh benda-benda yang digunakan oleh anak yang terinfeksi seperti, pakaian, sprei, handuk, hingga mainan juga dapat tertular dengan mudah.

Gejala Impetigo pada Anak

Ilustrasi masalah kulit anak. Foto: Thinkstock

Secara umum, impetigo adalah infeksi ringan yang dapat terjadi di bagian tubuh mana saja. Kondisi ini paling sering mempengaruhi kulit yang terbuka, seperti di sekitar hidung dan mulut, lengan atau kaki.

Mengutip Kids Health, impetigo biasanya dimulai sebagai lepuhan kecil berwarna merah dan gatal. Selanjutnya, luka tersebut akan pecah dan mengeluarkan cairan bening atau nanah dalam beberapa hari. Keraknya berwarna kuning-cokelat, atau berwarna madu, membuat impetigo terlihat berbeda dari keropeng lainnya. Biasanya diperlukan waktu sekitar 10 hari agar luka muncul setelah anak terinfeksi bakteri tersebut.

Impetigo lebih sering dialami bayi dan anak-anak. Pada anak-anak, impetigo memiliki lepuh lebih besar dan membutuhkan waktu lebih lama untuk pecah. Cairan dalam luka lepuh ini mungkin mulai jernih dan kemudian berubah menjadi keruh.

Penulis: Hutri Dirga Harmonis