Kumparan Logo

Penyebab Ibu Hamil Mudah Lelah di Awal Kehamilan

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi ibu hamil kelelahan. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu hamil kelelahan. Foto: Shutter Stock

Mudah lelah adalah hal yang umum dirasakan oleh ibu hamil. Kondisi ini biasanya terjadi di awal kehamilan. Tak jarang juga kelelahan yang dialami ibu hamil kerap menjadi tanda atau gejala kehamilan.

Dikutip dari What to Expect, sekitar 60 persen ibu hamil merasa mudah lelah di awal kehamilan. Bila sudah seperti itu, mungkin ibu akan sulit untuk bangun pagi, lebih sering tidur, dan enggan melakukan aktivitas.

posisi tidur ibu hamil Foto: Shutterstock

Kondisi ini biasanya membaik saat memasuki trimester kedua, dan terjadi kembali pada trimester ketiga.

Lantas, kenapa ibu hamil mudah lelah di awal kehamilan, ya? Berikut penjelasannya.

Penyebab Ibu Hamil Mudah Lelah di Awal Kehamilan

Membangun plasenta

Di trimester pertama, tubuh ibu hamil akan membentuk plasenta–organ yang dibuat khusus untuk kehamilan– yang berfungsi sebagai pemasok nutrisi dan oksigen yang diperlukan bayi. Pembentukkan plasenta ini dapat menguras energi ibu hamil sehingga mudah lelah saat beraktivitas.

Ilustrasi plasenta. Foto: Shutter Stock

Perubahan hormon

Sebagian besar, penyebab ibu hamil mudah lelah adalah karena terjadi perubahan hormon. Ya Moms, peningkatan hormon progesteron yang berfungsi untuk meningkatkan produksi kelenjar susu dapat menyebabkan pergolakan suasana hati dan emosional yang terkadang membuat lelah.

Peningkatan suplai darah

Selain terjadi peningkatan hormon progesteron, tubuh ibu hamil juga memproduksi lebih banyak darah untuk membawa nutrisi dan oksigen pada janin.

Ilustrasi ibu hamil. Foto: Mila Supinskaya Glashchenko/Shutterstock

Perubahan fisik

Saat hamil, ibu akan mengalami perubahan fisik sehingga menguras nutrisi dan cairan lebih banyak, misalnya detak jantung tidak stabil, serta gula darah dan tekanan darah yang meningkat atau menurun.

Oleh karena itu, ibu hamil disarankan minum air putih minimal 2 liter per hari agar tetap terhidrasi. Selain itu, makan makanan bergizi seimbang dapat membantu meningkatkan nutrisi sehingga memiliki tenaga ekstra untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Hindari melakukan aktivitas berat saat hamil, dan perbanyak waktu istirahat untuk mengembalikan energi yang terbuang.

kumparan post embed