Kumparan Logo

Penyebab Ibu Hamil Sering Alami Hidung Tersumbat

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi hidung ibu hamil tersumbat. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hidung ibu hamil tersumbat. Foto: Shutter Stock

Beberapa ibu hamil mengeluhkan adanya masalah seperti hidung tersumbat. Meskipun bukan kondisi medis yang mengancam jiwa, namun hidung tersumbat bisa sangat mengganggu aktivitas harian ya, Moms.

Kondisi tersebut biasanya disebut dengan rinitis kehamilan. Gejalanya mirip dengan rinitis alergi, sehingga selain hidung tersumbat, juga bisa membuat hidung berair, gatal, bersin, dan mata berair. Walaupun mungkin terasa seperti terkena flu, namun rinitis kehamilan ini tidak terkait dengan infeksi bakteri atau virus, jadi tidak menular.

Lantas, apa penyebab ibu hamil sering mengalami hidung tersumbat? Yuk, baca penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Penjelasan soal Penyebab Ibu Hamil Sering Mengalami Hidung Tersumbat

Ilustrasi hidung ibu hamil tersumbat. Foto: Shutter Stock

Sekitar 30 persen ibu hamil mengalami hidung tersumbat akibat rinitis kehamilan, jadi ini adalah salah satu gejala kehamilan yang paling umum. Mengutip Baby Center, kondisi ini dapat terjadi kapan saja selama kehamilan, tetapi cenderung muncul antara bulan ketiga dan ketujuh, dan biasanya semakin memburuk saat akan melahirkan.

Jadi, kenapa hidung ibu hamil bisa tersumbat? Sebenarnya belum ada penyebab pastinya, tetapi perubahan hormon selama kehamilan dapat menyebabkan lapisan saluran hidung membengkak dan menghasilkan lebih banyak lendir.

Apalagi selama hamil, darah lebih banyak beredar, jadi membuat pembuluh darah kecil di dalam hidung membengkak, yang menyebabkan hidung tersumbat. Paparan asap rokok dan tungau debu juga dapat meningkatkan risiko rinitis kehamilan.

Lalu, ibu hamil yang terkena alergi juga cenderung mengalami gejala serupa. Dalam keadaan ini, gejala dipicu oleh satu atau lebih alergen, seperti serbuk sari, jamur, tungau, atau hewan peliharaan.

Kemudian, hidung tersumbat selama kehamilan juga tidak akan memengaruhi bayi, dan akan mereda segera setelah melahirkan. Biasanya rinitis kehamilan ini juga akan hilang sepenuhnya dalam waktu dua minggu setelah melahirkan.

Cara Mengobati Hidung Tersumbat saat Hamil

Ilustrasi hidung ibu hamil tersumbat. Foto: Shutter Stock

Jika hidung tersumbat dipicu oleh alergen yang diketahui, Anda dapat menghindari paparannya, Moms. Seperti dikutip dari Pregnancy Birth Baby, Anda juga bisa mencoba irigasi hidung atau cuci hidung, ini merupakan teknik membersihkan alergen yang terbawa udara dan lendir dari lubang hidung yang tersumbat.

Anda bisa menggunakan air garam steril (saline) dan botol semprot, lalu semprotkan larutan ke satu lubang hidung, dan biarkan mengalir keluar dari lubang hidung lainnya. Teknik pengobatan ini dapat membuat hidung menjadi lebih lega dan merupakan solusi yang baik selama kehamilan.