Kumparan Logo

Penyebab Ibu Jadi Lebih Lelah dan Sensitif di Musim Hujan

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
 Ilustrasi makan saat hujan. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi makan saat hujan. Foto: Shutterstock

Musim hujan sering membawa perubahan suasana yang cukup terasa dalam kehidupan sehari-hari. Ya, Moms, karena sinar matahari yang jarang muncul, hingga aktivitas luar rumah yang terbatas, perlahan bisa mempengaruhi kondisi fisik dan emosional ibu. Tak sedikit ibu yang merasa energinya lebih cepat habis dan emosinya lebih sensitif saat hujan datang hampir setiap hari.

Perubahan perasaan ini kerap membuat ibu merasa bersalah atau menganggap dirinya kurang mampu mengelola emosi. Padahal, kondisi tersebut tidak muncul begitu saja. Ada proses biologis dalam tubuh yang ikut terpengaruh oleh perubahan cuaca, khususnya saat paparan sinar matahari berkurang dalam waktu cukup lama.

Ini Penyebab Mood Ibu Naik Turun saat Musim Hujan

Ilustrasi Perempuan di Musim Hujan. Foto: PBXStudio/Shutterstock

Dikutip dari WebMD, perubahan suasana hati saat musim hujan mirip dengan kondisi Seasonal Affective Disorder (SAD), yaitu perubahan mood yang berkaitan dengan rendahnya paparan sinar matahari. Meski tidak selalu bersifat klinis, efeknya tetap bisa dirasakan dalam keseharian. Kondisi ini lebih banyak dialami para ibu yang tinggal di negara 4 musim, meski tidak menutup kemungkinan terjadi di Indonesia.

Kurangnya cahaya matahari dapat mengganggu keseimbangan hormon dalam tubuh, Moms. Karena paparan sinar matahari yang minim dapat menurunkan kadar serotonin, hormon yang berperan penting dalam mengatur suasana hati. Sebaliknya, hormon melatonin yang mengatur rasa kantuk justru meningkat.

Akibatnya, tubuh dan emosi ibu bisa merespons dengan beberapa tanda berikut:

Ilustrasi Perempuan Emosional. Foto: Shutterstock
  1. Tubuh lebih cepat merasa lelah meski aktivitas tidak terlalu berat

  2. Mood menjadi lebih mudah turun dan emosi terasa lebih sensitif

  3. Rasa kantuk muncul lebih sering, terutama di siang hari

  4. Nafsu makan bisa meningkat, terutama keinginan makan makanan manis atau berkarbohidrat

  5. Semangat untuk beraktivitas dan berinteraksi menurun

Kondisi ini bisa terasa makin berat ketika ibu tetap harus menjalani rutinitas mengurus rumah dan anak tanpa banyak waktu untuk beristirahat. Karena itu, penting bagi ibu untuk tetap menjaga hal-hal berikut:

Ilustrasi Perempuan Olahraga. Foto: Hananeko_Studio/Shutterstock
  • Paparan cahaya pagi

  • Bergerak aktif meski di dalam rumah

  • Menjaga jam tidur tetap teratur

  • Meluangkan waktu untuk aktivitas fisik ringan agar keseimbangan tubuh dan mood tetap terjaga selama musim hujan.