Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 ยฉ PT Dynamo Media Network
Version 1.93.2
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Berkurangnya kemampuan fungsi mata selama kehamilan cukup umum terjadi dan biasanya dialami ibu hamil sampai proses persalinan. Mengutip WebMD, saat hamil, ibu banyak menahan berbagai cairan termasuk di area mata. Efek sampingnya adalah bisa mengubah ketebalan dan bentuk kornea mata, yang akhirnya menyebabkan penglihatan jadi terdistorsi.
Kapan penglihatan kabur saat hamil terjadi? Kondisi ini bisa terjadi dalam kurun waktu yang berbeda-beda pada setiap orang. Namun, ciri-ciri yang Anda bisa rasakan adalah pandangan mulai buram, mata gatal, hingga rentan terkena infeksi. Bahkan, tak sedikit yang kondisinya semakin memburuk saat usia kehamilannya bertambah.
Lantas, apa yang menyebabkan penglihatan kabur saat hamil?
Alasan Penglihatan Kabur saat Hamill
Ada beberapa hal yang menyebabkan fungsi mata ibu hamil menjadi berkurang. Berikut ini adalah penyebabnya, seperti dikutip dari What To Expect:
ADVERTISEMENT
1. Produksi air mata yang berkurang karena hormon kehamilan. Akibatnya, kondisi mata jadi kering dan mengalami iritasi.
2. Tekanan pada mata. Hormon kehamilan juga menyebabkan penumpukan cairan di area mata. Hal ini dapat menyebabkan perubahan kelengkungan mata yang berefek pada berkurangnya penglihatan. Ibu hamil juga mungkin mengalami perubahan ketebalan kornea, yang membuat mata lebih sensitif dan cenderung sulit jika menggunakan lensa kontak.
3. Penglihatan perifer atau kemampuan mengenali situasi di sekelilingnya yang buruk
Cara Mengatasi Pandangan Kabur saat Hamil
Sebenarnya, Anda tidak perlu khawatir karena gangguan penglihatan yang satu ini cukup umum terjadi dan akan normal lagi setelah melahirkan. Namun, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi penglihatan kabur, seperti menggunakan obat tetes mata sesuai rekomendasi dokter, lebih sering mengistirahatkan mata, atau kurangi frekuensi memakai lensa kontak.
ADVERTISEMENT
Dokter mata biasanya tidak akan merekomendasikan operasi mata lasik selama kehamilan hingga setidaknya 6 bulan setelah melahirkan. Akan tetapi, bila kondisi sudah mengganggu, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter spesialis mata untuk penanganan lebih lanjut.