Kumparan Logo

Penyebab Produksi ASI Berkurang dan Cara Mengatasinya

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penyebab Produksi ASI Berkurang dan Cara Mengatasinya. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Penyebab Produksi ASI Berkurang dan Cara Mengatasinya. Foto: Shutter Stock

Punya produksi ASI yang cukup bisa membuat ibu tenang, sebab artinya nutrisi untuk bayi aman. Meski begitu, ada saja tantangan yang bisa dirasakan ibu menyusui, salah satunya saat produksi ASI tiba-tiba berkurang.

Dikutip dari Baby Center, pasokan ASI yang berkurang sering kali membuat ibu tak percaya diri dan stres. Padahal, ibu menyusui sebaiknya tidak stres, karena justru bisa bikin produksi ASI makin seret.

Nah Moms, untuk mengatasi produksi ASI yang berkurang, coba cek beberapa penyebab dan cara untuk mengatasinya.

Penyebab Produksi ASI Berkurang

1. Stres

Stres dapat menyebabkan suplai ASI turun secara tiba-tiba. Jika Anda menghadapi sesuatu yang sulit dalam kehidupan sehari-hari, hal itu dapat menyebabkan tubuh memproduksi lebih sedikit ASI.

2. Kurang Istirahat

Kurang tidur juga dapat mempengaruhi suplai ASI. Tidur yang cukup penting untuk menunjang tubuh selama menyusui, namun hal ini sering kali mustahil dilakukan oleh ibu baru.

Ilustrasi ibu kurang istirahat. Foto: Shutter Stock

3. Jarang Menyusui

Menghabiskan waktu jauh dari bayi bisa menyebabkan penurunan produksi ASI. Pasokan ASI dapat stabil apabila ibu sering menyusui. Beberapa ibu tiba-tiba mengalami penurunan pasokan ketika mereka kembali bekerja atau ketika mereka jauh dari bayinya karena alasan lain.

4. Diet

Hal lain yang juga mempengaruhi produksi ASI adalah diet. Penting untuk memiliki pola makan yang bergizi saat menyusui. Anda membutuhkan lebih banyak kalori dari biasanya untuk mendorong produksi ASI. Nah Moms, kurang makan dapat merusak suplai ASI Anda.

5. Konsumsi Obat-obatan

Perhatikan juga jenis obat-obatan yang dikonsumsi selama menyusui, sebab, beberapa obat dapat mempengaruhi produksi ASI.

6. Perubahan Hormonal

Ilustrasi ibu menyusui bayi. Foto: Shutterstock

Saat menstruasi Anda kembali, suplai ASI mungkin akan berkurang. Selain itu, masalah tiroid juga bisa menyebabkan produksi ASI berkurang. Ya Moms, kelenjar tiroid mengeluarkan hormon yang berperan penting dalam laktasi.

Jika Anda memiliki tiroid yang kurang aktif (hipotiroidisme) atau tiroid yang terlalu aktif (hipertiroidisme), Anda bisa saja mengalami penurunan pasokan ASI secara tiba-tiba

7. Masalah Menyusui

Saluran ASI yang tersumbat dan mastitis dapat mengurangi suplai ASI. Jika bayi Anda melakukan mogok menyusu atau lebih sedikit menyusu, hal ini juga akan mempengaruhi suplai ASI Anda.

Lantas, Apa yang Harus Dilakukan Bisa Suplai ASI Menurun?

Ada beberapa hal yang bisa dicoba untuk meningkatkan kembali produksi ASI, seperti:

Makanan Ibu Menyusui Foto: Shutterstock

-Cukupi Kebutuhan Nutrisi

Pastikan cukup tidur dan konsumsi nutrisi seimbang setiap harinya untuk membuat produksi ASI semakin berkualitas.

-Hindari Stres

Banyak ibu merasakan kecemasan, bahkan depresi usai melahirkan. Jika mengalaminya, jangan ragu untuk berbicara dengan suami, teman, atau ahli, Moms.

-Menyusui Lebih Sering

Ingat, prinsip produksi ASI adalah supply an demand. Artinya, semakin sering menyusui, maka produksi ASI bisa semakin banyak. Anda bisa mendorong si kecil untuk menyusui lebih sering.

-Temui Konsultan Menyusui

Jangan ragu untuk konsultasi ke konsultan menyusui untuk membantu Anda memecahkan masalah menyusui, Moms.

kumparan post embed