Mom
·
16 Juni 2021 16:38
·
waktu baca 2 menit

Penyebab Rahim Terbalik

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Penyebab Rahim Terbalik (60459)
searchPerbesar
Penyebab Rahim Terbalik Foto: Shutter Stock
Pernahkah Anda mendengar soal rahim terbalik, Moms? Ya, rahim terbalik ini juga biasanya disebut retroverted uterus, di mana rahimnya melengkung ke belakang leher rahim wanita, bukan ke depan leher rahim.
ADVERTISEMENT
Meski posisi rahimnya bermasalah, namun beberapa wanita dengan rahim terbalik tidak mengalami gejala apa pun. Jika memang ada gejala, mungkin akan merasakan sakit di vagina atau punggung bawah saat berhubungan seks, nyeri saat haid, peningkatan frekuensi buang air kecil, infeksi saluran kemih, inkontinensia ringan, dan tonjolan perut bagian bawah.
Lantas sebenarnya, apa penyebab kondisi rahim terbalik? Berikut penjelasan lengkapnya.

Penjelasan soal Penyebab Rahim Terbalik

Penyebab Rahim Terbalik (60460)
searchPerbesar
Penyebab Rahim Terbalik Foto: Shutter Stock
Rahim terbalik sebenarnya bukan hal yang jarang, karena sekitar seperempat wanita memiliki kondisi ini. Mengutip Healthline, biasanya rahim terbalik sudah dimiliki wanita sejak lahir atau ketika menginjak usia dewasa. Genetika tampaknya menjadi penyebab utamanya.
Namun dalam kasus lain, rahim terbalik juga bisa karena beberapa penyebab mendasar yang sering dikaitkan dengan jaringan parut panggul atau perlengketan. Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa penyebabnya:
ADVERTISEMENT
  • Endometriosis. Endometriosis adalah pertumbuhan sel-sel endometrium di luar rahim. Sel-sel ini dapat menyebabkan retroversi dengan 'menempelkan' rahim ke struktur panggul lainnya.
  • Fibroid. Fibroid rahim dapat menyebabkan rahim menjadi macet atau cacat, atau miring ke belakang.
  • Penyakit radang panggul (PID). Jika tidak diobati, PID dapat menyebabkan jaringan parut, yang mungkin memiliki efek yang mirip dengan endometriosis.
  • Riwayat operasi panggul. Operasi panggul juga dapat menyebabkan jaringan parut.
  • Riwayat kehamilan sebelumnya. Dalam beberapa kasus, ligamen yang menahan rahim bisa jadi terlalu meregang selama kehamilan. Hal ini memungkinkan rahim mengarah ke belakang.

Rahim Terbalik dan Kehamilan

Penyebab Rahim Terbalik (60461)
searchPerbesar
Penyebab Rahim Terbalik Foto: Shutter Stock
Dalam kebanyakan kasus, rahim terbalik tidak akan mengganggu kehamilan, Moms. Mengutip Better Health, setelah trimester pertama kehamilan, rahim yang membesar terangkat keluar dari panggul, dan selama sisa kehamilan mengambil posisi tipikal ke depan.
ADVERTISEMENT
Rahim yang terbalik juga dapat membuat lebih banyak tekanan pada kandung kemih Anda selama trimester pertama. Ini dapat menyebabkan peningkatan inkontinensia atau kesulitan buang air kecil. Kondisi ini juga dapat menyebabkan sakit punggung bagi beberapa wanita.
Rahim Anda mungkin juga lebih sulit untuk dilihat melalui USG sampai mulai membesar. Sehingga, dokter mungkin perlu menggunakan ultrasound transvaginal selama trimester pertama untuk melihat perkembangan kehamilan Anda, Moms.

Hubungan Rahim Terbalik dengan Seks

Penyebab Rahim Terbalik (60462)
searchPerbesar
Penyebab Rahim Terbalik Foto: Shutterstocks
Memiliki rahim terbalik biasanya tidak mengganggu sensasi atau kenikmatan seksual. Namun, kondisi ini bisa membuat hubungan seks menjadi lebih menyakitkan. Penyebabnya bisa karena posisi yang tidak tepat, sehingga coba terus beberapa posisi hingga membuat Anda nyaman.
Apabila Anda merasa tidak nyaman selama berhubungan seks, walaupun sudah mencoba berbagai posisi, coba hubungi dokter. Apalagi jika usai berhubungan seks Anda selalu mengalami pendarahan, Moms.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020