Penyebab Sindrom Kaki Gelisah yang Bisa Ganggu Tidur Ibu Hamil
ยทwaktu baca 2 menit

Moms, apakah Anda merasakan kaki gatal, kesemutan, sensasi terbakar dengan dorongan konstan untuk menggerakkan kaki selama hamil saat sedang tidur? Bila ya, bisa jadi Anda mengalami sindrom kaki gelisah atau restless legs syndrome (RLS).
Mengutip MomJunction, sekitar 20 persen ibu hamil memang dapat mengalami sindrom kaki gelisah yang umumnya dialami terjadi di trimester ketiga kehamilan. Lantas, apa penyebabnya ya? Apakah hal ini dapat diobati? Yuk baca terus untuk mengetahui penjelasan lengkapnya.
Penyebab Sindrom Kaki Gelisah pada Ibu Hamil
Sebenarnya belum ada ada penyebab pasti kenapa ibu hamil bisa mengalami sindrom kaki gelisah. Tetapi, beberapa ilmuwan percaya bahwa hal ini mungkin berasal dari ketidakseimbangan dopamin kimia otak. Zat kimia tersebut biasanya membantu untuk menjaga gerakan otot tetap halus dan merata.
RLS pada kehamilan juga bisa jadi dipicu oleh kekurangan asam folat atau zat besi. WebMD melansir, beberapa bukti juga menunjukkan bahwa peningkatan kadar estrogen selama kehamilan dapat berkontribusi pada RLS.
Cara Mengobati Sindrom Kaki Gelisah pada Ibu Hamil
Jika gejala Anda cukup parah dan sudah mengganggu tidur di malam hari, maka lebih baik hubungi dokter untuk mendapatkan perawatan sindrom kaki gelisah. Dokter mungkin akan memeriksa kadar zat besi Anda.
Apabila rendah, dokter biasanya akan memberikan suplemen zat besi. Sebab dalam banyak kasus, di mana pasokan zat besi dalam tubuh rendah, pemberian suplemen bisa membantu mengatasi RLS.
Jika gejala RLS Anda masih belum hilang setelah kekurangan zat besi diobati, dokter mungkin akan meresepkan opioid. Namun biasanya hanya diberikan dalam waktu singkat karena bisa berisiko pada perkembangan bayi di dalam kandungan.
Food and Drug Administration juga mengizinkan ibu hamil diobati menggunakan relaxis, yakni bantalan getar yang diletakkan di bawah kaki saat berada di tempat tidur. Namun pengobatan ini hanya tersedia dengan resep dokter ya, Moms.
