Perbedaan Daycare dan Preschool yang Perlu Orang Tua Pahami
ยทwaktu baca 2 menit

Memasukkan anak ke daycare mungkin jadi pilihan beberapa ibu saat harus kembali bekerja. Selain itu, bila si kecil sudah berusia 2-4 tahun, beberapa ibu juga ada yang mempertimbangkan opsi untuk mendaftarkan anak di preschool atau Kelompok Bermain PAUD.
Ya Moms, mengutip Mom Junction, sebelumnya Anda perlu paham dulu program apa yang ditawarkan oleh daycare dan preschool. Sebab, preschool dan daycare adalah dua lingkungan yang berbeda, mulai dari tujuan dan program harian yang ditawarkan.
Preschool atau kelompok bermain adalah tempat belajar yang menawarkan pendidikan anak usia dini, dan berfokus pada perkembangan anak sebelum masuk TK dan sekolah dasar. Umumnya, anak bisa dimasukkan ke preschool saat usia 2 hingga 4 tahun.
Sementara daycare adalah tempat yang menyediakan layanan penitipan anak. Biasanya, ibu yang menitipkan anak di daycare hanya berfokus agar si kecil ada yang menjaga dan memperhatikan kesehariannya seperti makan, minum, ganti popok, dan bermain. Sehingga, perkembangan dan pendidikan anak bukanlah prioritas utama di daycare.
Meski begitu, daycare dan lembaga preschool sama-sama perlu lisensi untuk menjalankan programnya. Daycare dan preschool yang baik juga selalu memprioritaskan keselamatan anak.
Masih mengutip Mom Junction, berikut beberapa perbedaan lain antara preschool dan daycare yang perlu orang tua pahami.
Perbedaan Preschool dan Daycare
Preschool fokus pada pendidikan dan perkembangan anak. Sedangkan daycare biasanya hanya merawat anak dan memastikan kebutuhan hariannya terpenuhi.
Preschool mengikuti waktu sekolah, misalnya saja ada libur semester atau tanggal merah. Sedangkan daycare umumnya tetap buka meski libur sekolah.
Preschool hanya menerima anak dengan usia 2-5 tahun. Sedangkan daycare dapat melayani usia yang lebih luas, yakni mulai usia bayi sampai anak besar.
Durasi waktu preschool lebih singkat, yaitu sekitar 3-4 jam saja per hari. Sementara daycare menyediakan waktu yang lebih panjang sekitar 8 jam dalam sehari.
Jadi, sesuaikan dengan kebutuhan Anda dan si kecil ya, Moms. Selain mempertimbangkan program, Anda tentunya perlu mempertimbangkan durasi waktu, berapa lama harus menitipkan anak.
