Kumparan Logo

Perlu Enggak Sih, Beli Kursi Makan untuk Bayi?

kumparanMOMverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang bayi menggunakan Kursi Makan khusus. (Foto: Instagram @ raplin_collection)
zoom-in-whitePerbesar
Seorang bayi menggunakan Kursi Makan khusus. (Foto: Instagram @ raplin_collection)

Sebagai orang tua baru, Anda mungkin kewalahan dengan daftar barang-barang yang 'kata orang' harus dimiliki bayi. Tidak hanya masalah biaya, tapi banyaknya keperluan bayi yang harus Anda beli. Meski tidak ada undang-undang atau landasan hukum yang menjadikan barang-barang itu wajib dibeli, tapi tetap saja hal ini dapat membuat Anda bingung. Mana saja ya, yang benar-benar perlu dibeli?

High chair atau kursi makan khusus untuk bayi mungkin jadi salah satu barang yang membuat Anda ragu. Bisa saja, ada banyak alasan yang membuat Anda merasa perlu pertimbangkan sebelum membelinya. Mulai dari harga, ruang dan penyimpanan, kegunaan, sampai keamanannya.

Sementara soal perlu atau tidaknya, yang harus Anda jadikan fokus utama adalah fakta bahwa bayi Anda memang membutuhkan tempat untuk makan. Dan kursi makan bisa menjadi cara mudah untuk menyediakannya, Moms.

Ilustrasi bayi makan. (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi makan. (Foto: Thinkstock)

Berikut kumparanMOM merangkum berbagai hal yang dapat Anda jadikan pertimbangan untuk membantu Anda memutuskan:

1. Keamanan

Keamanan dan keselamatan si kecil perlu jadi prioritas utama Anda dalam membeli barang untuknya. Ini berlaku juga saat memberi makan tentunya. Jadi jangan pertaruhkan keamanan si kecil dengan membiarkannya duduk di sembarang kursi yang tidak dirancang untuk mendukung kegiatan bayi makan.

Meski mungkin tampak lebih mudah untuk memberi makan bayi di ayunan, kursi goyang (bouncy) atau kursi lain yang biasa Anda gunakan, risiko dan bahaya keamanannya tidak sepadan.

Namun bukan berarti juga kursi makan bayi otomatis aman. Karena terkait keamanan si kecil, Anda harus memastikan kursi makan bayi yang Anda beli dilengkapi dengan beberapa hal ini:

• Tali pengaman yang bisa disesuaikan (3 atau 5 titik penyesuaian idealnya)

• Pengait dan penutup yang kuat

• Pengatur ketinggian

• Penyangga selangkangan (tali di antara ke dua paha agar bayi tidak merosot dari duduknya)

• Kaki-kaki yang lebar, kuat dan stabil sehingga kursi tidak mudah terguling saat menahan bobot maupun gerakan bayi di bagian atas.

• Kunci Roda (jika kursi memiliki roda)

Selain 6 hal tersebut di atas, Anda juga perlu memeriksa apakah ada tepian kursi yang tajam dan kasar atau engsel yang mudah lepas. Semua ini dapat membahayakan bayi, Moms.

Ilustrasi Suami Istri Berdiskusi (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Suami Istri Berdiskusi (Foto: Thinkstock)

2. Ruangan

Salah satu kelemahan terbesar dari kursi makan bayi adalah mengenai ruangan yang diperlukan. Kebanyakan kursi makan bayi, modelnya bisa dibilang makan tempat! Terutama kursi makan bayi dengan model yang dilengkapi dengan nampan atau baki.

Jika rumah atau ruang makan Anda cukup luas, tentu hal ini tidak jadi masalah. Namun bila ruangan terbatas, mungkin akan lebih bijak bila Anda memilih kursi makan bayi yang dapat dilipat atau menggunakan kursi booster yang bisa diletakkan atau diikat ke kursi makan biasa.

Bila Anda memilih kursi makan bayi tanpa baki, pikirkan apakah Anda akan menyediakan meja khusus juga atau membiarkan bayi menggunakan meja makan yang juga digunakan oleh anggota keluarga yang lain.

Coba diskusikan pilihan ini bersama suami. Keputusan mengenai hal ini akan berpengaruh pada pemilihan tinggi kursi makan bayi maupun bagaimana Anda perlu membersihkan meja setiap kali bayi selesai makan.

Biaya harus jadi pertimbangan (Foto: Thinkstocks)
zoom-in-whitePerbesar
Biaya harus jadi pertimbangan (Foto: Thinkstocks)

3. Harga

Harga kursi makan bayi, relatif mahal bila dibandingkan dengan perlengkapan bayi lainnya. Harganya mungkin hampir sama dengan harga kereta dorong dan tempat tidur bayi. Lumayan, kan? Sementara penggunaan kursi bayi biasanya tidak lama. Ini semua mungkin membuat Anda tidak yakin untuk membelinya.

Namun, Anda layak membandingkan antara harga yang harus Anda keluarga dengan keuntungan-keuntungan yang dapat diperoleh bila bayi menggunakannya, Moms. Kursi makan bayi dapat melatih disiplin pada bayi, menjadi media hingga membantu Anda menanamkan pola makan sehat pada bayi. Lebih lengkapnya tentang manfaat penggunaan kursi makan bayi dapat Anda baca di sini.

Kursi Makan bayi. (Foto: Instagram @ raplin_collection)
zoom-in-whitePerbesar
Kursi Makan bayi. (Foto: Instagram @ raplin_collection)

4. Keserbagunaan

Kini ada juga kursi bayi yang serbaguna, lho! Misalnya kursi makan bayi model booster, portabel, bisa dicabut nampan atau penyangga selangkangannya, maupun kursi bayi yang tinggi dan posisi duduknya dapat diubah-ubah sesuai dengan pertumbuhan usia si kecil hingga usianya mencapai 3 tahun ke atas.

Ada juga kursi makan bayi yang bahkan dapat beralih fungsi menjadi kursi untuk remaja bahkan dewasa karena dapat digunakan di berbagai ruangan rumah, tidak hanya untuk makan saja. Harganya memang lebih mahal, tapi jangka waktu pemakainnya tentu menjadi lebih lama.

Nah, sekarang tergantung Anda. Merasa perlukah membeli kursi makan bayi dan bila ya, hendak memilih yang seperti apa? Selamat memutuskan, Moms!