Kumparan Logo

Perlukah Pakai Sarung Tangan Karet saat Belanja untuk Cegah Virus Corona?

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi belanja pakai sarung tangan karet. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi belanja pakai sarung tangan karet. Foto: Shutterstock

Untuk menghentikan penyebaran virus corona, ada baiknya tetap di rumah bersama keluarga. Kalau terpaksa harus keluar rumah, pastikan tujuannya jelas. Misalnya untuk belanja bahan makanan pokok, ke apotek, juga olahraga sendiri (yang tidak melibatkan kerumunan dan bergantian alat).

Orang yang sehat pun kini disarankan untuk mengenakan masker, demi meminimalisir terpapar virus. Namun tidak sedikit juga, masyarakat yang memilih untuk menambah menggunakan sarung tangan karet, karena dipercaya bisa melindungi tangan dari COVID-19.

Lantas, benarkah sarung tangan karet bisa cegah paparan virus corona?

Ilustrasi belanja pakai sarung tangan karet. Foto: Shutterstock

Dilansir Independent, seorang dokter di National Health Service (NHS), Inggris, dr. Karan Raj menjadi viral setelah berbagi video di TikTok mengenai penggunaan sarung tangan medis atau karet. Ia mengatakan bahwa menggunakan sarung tangan saat belanja justru akan membuat penyebaran virus lebih cepat.

NHS menulis bahwa barang-barang seperti masker dan sarung tangan medis, memang memainkan peran penting untuk perlindungan dokter yang menangani virus ini. Namun sayangnya, masyarakat juga justru menggunakannya. Bedanya, para petugas medis sudah dibekali protokol aman dalam cara penggunaan sarung tangan.

Seperti cara melepasnya secara benar, pemakaiannya tidak lama, juga perlakuan pada tiap pasien yang biasanya dokter akan gunakan sarung tangan yang baru, hingga soal protokol limbah medis. Badan Kesehatan Dunia (WHO) pun tidak merekomendasikan masyarakat mengenakan sarung tangan karet untuk mencegah virus corona.

Ilustrasi sarung tangan karet. Foto: Pixabay

"People Health England (PHE) tidak merekomendasikan penggunaan sarung tangan (medis) sebagai tindakan perlindungan terhadap COVID-19 untuk masyarakat umum. Bila khawatir tentang penularan, cukup prioritaskan kebersihan pribadi, pernapasan, dan menjaga kebersihan tangan yang baik," kata seorang juru bicara PHE.

Sementara itu, dikutip Cleveland Clinic, Dokter Spesialis Penyakit Menular, Patricia Dandache, MD, mengungkap bahwa sarung tangan memang bisa meminimalisir terkontaminasi virus. "Tapi sayangnya kebanyakan orang tidak membuang sarung tangan bekas pakai mereka dengan benar. Inilah yang membuat salah tujuan," ujarnya.

Adapun faktor yang berperan mengapa sarung tangan tidak selalu merupakan tindakan perlindungan efektif, adalah kemungkinan adanya sobekan di sarung tangan. Hal itu akibat Anda tidak mengenakan dan melepasnya secara benar. Karenanya, sarung tangan medis itu memberikan Anda rasa aman yang salah bagi Anda, Moms.

Ilustrasi sarung tangan karet. Foto: Pixabay

dr. Dandache menyarakankan, daripada Anda pergi ke luar rumah atau ke supermarket mengenakan sarung tangan, ikuti langkah-langkah berikut ini untuk melindungi Anda dan keluarga dari virus corona, Moms.

- Jangan menyentuh wajah Anda dengan tangan kotor.

- Berlatih menjaga jarak sosial saat berada di toko. (Setidaknya berjarak enam kaki dari orang lain.)

- Batasi barang atau permukaan yang perlu Anda sentuh di toko.

- Pakai masker kain dan jangan menyentuh masker begitu terpasang di wajah. Bila ingin memperbaiki posisinya, sebaiknya cuci tangan dulu.

- Bersihkan tangan Anda (jika mungkin) saat Anda akan masuk ke mobil dan segera cuci tangan sesampainya di rumah, setelah menurunkan barang belanjaan.

"Jarak sosial, tidak menyentuh wajah Anda, membersihkan tangan setelah selesai berbelanja, diikuti dengan mencuci tangan adalah cara masuk akal untuk menghindari tertular virus dari toko," ujarnya.

Ilustrasi mencuci tangan dengan air mengalir Foto: shutterstock

Nah Moms, jadi sarung tangan medis atau karet tidak akan memberi Anda kekebalan atau kebebasan menyentuh segala sesuatu di dalam toko.

Semua kuman yang mungkin ada di sarung tangan Anda, justru bisa menyebar ke semua permukaan dan benda lain yang Anda sentuh kembali. Dan satu lagi, jangan gunakan lagi sarung tangan yang sudah Anda terpakai ya, Moms!

*****

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!