Mom
·
11 Juni 2021 13:02
·
waktu baca 3 menit

Permainan Seru untuk Anak Usia 2 Tahun

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Permainan Seru untuk Anak Usia 2 Tahun (3652)
Ilustrasi anak bermain. Foto: Shutter Stock
Bermain adalah dunia anak. Sebagai orang tua, Anda pasti sudah sering mendengar ungkapan tersebut ya, Moms. Bahkan, bermain tergolong menjadi aktivitas utama anak.
ADVERTISEMENT
Tak hanya untuk bersenang-senang, biasanya permainan yang dilakukan anak juga mengandung sisi edukasi dan bermanfaat untuk tumbuh kembangnya. Seperti anak yang berusia 2 tahun misalnya, mereka sedang memiliki banyak energi lebih untuk mengeksplorasi berbagai hal, termasuk permainan.
Aktivitas permainan untuk anak usia 2 tahun sebenarnya sangat beragam. Namun, Anda tetap harus pandai memilih aktivitas dan mainan mana yang memang bermanfaat untuk si kecil. Jika Anda masih bingung, berikut ini 5 permainan yang bisa dicoba untuk si kecil, seperti dikutip dari Mom Junction.

5 Permainan Seru untuk Anak Usia 2 Tahun

1. Petak umpet
Permainan Seru untuk Anak Usia 2 Tahun (3653)
Ilustrasi balita main petak umpet Foto: Shutterstock
Anak yang berusia 2 tahun biasanya sedang senang-senangnya mengeksplorasi lingkungan sekitarnya. Apalagi, saat itu anak sudah lancar berjalan. Sehingga ia bisa pergi kemana pun yang ia mau. Petak umpet tentu menjadi pilihan permainan yang menyenangkan bagi si kecil. Cobalah ajak anak untuk mencari dan mengejar Anda, Moms. Atau, Anda juga bisa menggunakan benda seperti mainan yang disembunyikan dan minta si kecil untuk menemukannya.
ADVERTISEMENT
Selain seru dan menyenangkan, permainan ini juga akan mendukung perkembangan anak. Ya Moms, si kecil akan belajar caranya berkomunikasi dan memecahkan masalahnya sendiri. Namun, Anda tetap harus memperhatikan bahwa area bermain petak umpet aman bagi si kecil.
2. Tebak gambar
Permainan Seru untuk Anak Usia 2 Tahun (3654)
Ilustrasi ibu dan anak sedang bermain di dalam rumah. Foto: Shutterstock
Tebak-tebakan biasanya menjadi permainan yang disukai anak-anak. Rasa ingin tahunya yang tinggi selalu terpacu untuk menemukan jawaban dari pertanyaan yang diberikan. Apabila Anda memiliki anak lebih dari satu, pasti permainan ini akan membuat seisi rumah heboh karena mereka berebut untuk memberikan jawaban.
Permainan tebak gambar akan melatih anak untuk mengenal berbagai objek seperti, hewan, tumbuhan, hingga benda mati yang ada pada gambar. Selain itu, koordinasi antara mata dan tangan juga akan berjalan dengan baik melalui permainan ini.
ADVERTISEMENT
3. Mewarnai
Permainan Seru untuk Anak Usia 2 Tahun (3655)
Ilustrasi anak mewarnai dengan cat Foto: Shutterstock
Lomba mewarnai juga cukup disukai anak-anak lho, Moms. Permainan ini akan membuat anak berpikir kreatif dengan memadu-padankan berbagai warna agar gambarnya terlihat bagus. Anak-anak juga akan lebih mengenal beregam warna, tak hanya warna primer saja. Selain itu, anak-anak juga akan belajar mengatur waktu agar bisa menyelesaikan tugasnya tepat pada waktunya.
4. Mengenal anggota tubuh
Permainan Seru untuk Anak Usia 2 Tahun (3656)
ibu dan anak di rumah Foto: Shutterstock
Dua tahun menjadi waktu yang tepat untuk mengajari anak tentang nama-nama anggota tubuh yang dimilikinya. Nah, cara untuk mengenalkannya juga bisa dibuat seru melalui permainan. Tunjuklah salah satu bagian tubuh dan minta anak untuk menebak nama dan fungsinya. Apabila jawaban yang diberikan benar, jangan lupa untuk memberi pujian pada si kecil ya, Moms. Mengenalkan bagian tubuh juga menjadi salah satu cara untuk memberikan pendidikan seksual pada anak sejak dini.
ADVERTISEMENT
5. Bermain sepeda
Permainan Seru untuk Anak Usia 2 Tahun (3657)
Ilustrasi balance bike. Foto: Shutterstock
Mungkin dulu kita hanya mengenal sepeda roda 3 sebagai mainan anak-anak. Tapi, saat ini banyak mainan anak lain yang berupa kendaraan, mulai dari balance bike hingga motor-motoran. Balance bike misalnya, mainan yang mirip sepeda namun tanpa roda ini sudah bisa digunakan oleh anak sejak usia 18 bulan. Permainan berkendara seperti ini bermanfaat untuk mendukung perkembangan kemampuan motorik anak.
Penulis: Hutri Dirga Harmonis