Kumparan Logo

Pertimbangkan 5 Hal Ini Sebelum Menamai Anak

kumparanMOMverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi ibu dan anak. (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu dan anak. (Foto: Thinkstock)

Memberikan nama untuk anak memang tidak bisa sembarangan. Salah pilih nama bisa jadi masalah atau beban buat anak, karena nama tersebut akan disandangnya seumur hidup.

Oleh sebab itu, berhati-hatilah Moms. Coba pertimbangkan 5 hal berikut terlebih dahulu sebelum Anda dan pasangan menamai anak.

1. Ejaan dan Pengucapan

Hindari ejaan yang sulit saat memberi nama anak. Karena tidak semua orang mengerti cara mengucapkannya. Bisa-bisa seumur hidup anak Anda capek mengoreksi pengucapan orang atas namanya.

2. Makna

Sebagian orang percaya bahwa menamai anak berarti mendoakannya. Maka pastikan nama anak Anda tak hanya indah, enak didengar. Namun juga mengandung makna yang baik seperti yang Anda harapkan.

3. Jangan Terlalu Panjang

Usahakan tidak memberi nama terlalu panjang. Nama yang panjang tidak hanya merepotkan Anda mengucapkannya saat ditanya oleh teman-teman, tetapi merepotkan anak saat memperkenalkan dirinya kepada orang lain ketika dia tumbuh dewasa. Lagipula, nama yang panjang juga akan susah diingat oleh orang lain. Oleh karena itu, cukup beri nama anak dengan dua kata ya, Moms.

4. Kesamaan dengan Tokoh

Sebagian orang tua menginginkan nama anaknya sama dengan nama tokoh yang digemarinya. Bila Anda juga begitu, Moms, pastikan dulu reputasi tokoh yang Anda sukai tersebut, bagaimana track record-nya. Anda tentu tidak nyaman nama anak Anda sama dengan tokoh yang buruk, misalnya seperti tokoh antagonis dalam sebuah film atau tokoh kriminal.

5. Nama Panggilan

Selain nama lengkap, coba pertimbangkan juga nama panggilan untuk si kecil. Karena meski hanya panggilan, nama inilah yang akan lebih banyak menempel padanya hingga dewasa. Memang nama yang imut ataupun lucu sangat menarik saat ia masih kecil, namun saat ia dewasa terlebih anak laki-laki mungkin dia akan risih atau marah dengan panggilan tersbeut karena sering jadi bahan ejekan teman-temannya.