Kumparan Logo

Pertolongan Pertama Bila Bayi Jatuh Hingga Memar

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bayi memar. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Bayi memar. Foto: Shutterstock

Saat sedang asyik-asyiknya merangkak atau saat sedang belajar berjalan, bayi biasanya sangat bersemangat untuk mengeksplorasi lingkungan di sekitarnya. Hal itu tak jarang membuatnya jatuh, bahkan hingga memar karena cedera akibat benturan dengan benda keras.

Ya Moms, apalagi bayi mudah memar karena kulitnya masih sangat halus. Akibatnya, pembuluh darah di bawah kulit halus bayi mengalami robekan mikroskopis dan mengalami pendarahan. Ini lah yang menyebabkan tanda memar hitam dan biru yang terbentuk pada kulit bayi.

Memar biasanya akan bertahan selama beberapa minggu, sampai darah diserap oleh jaringan. Kemudian, warnanya berubah menjadi kuning kehijauan. Lantas, jika bayi memar karena jatuh, apa yang harus dilakukan ya? Berikut beberapa hal yang bisa orang tua lakukan sebagai pertolongan pertama.

Yang Bisa Dilakukan Jika Bayi Memar Akibat Jatuh

Bayi memar. Foto: Shutterstock

Umumnya, memar pada bayi akan sembuh sendiri, meskipun memar tersebut terlihat sangat parah. Meski begitu, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan sebagai pertolongan pertama, seperti dikutip dari FirstCry Parenting:

  • Kompres menggunakan es yang dibungkus dengan handuk tipis atau kain lembut ke atas memar selama beberapa detik.

  • Kompres dingin secara berkala, terutama di awal-awal memar terlihat, ini dapat membantu mengurangi pembengkakan dan rasa sakit.

  • Jika memar tampak menyakitkan, misalnya bayi menangis saat memarnya disentuh, maka konsultasi dengan dokter agar diresepkan obat penghilang rasa sakit yang aman seperti asetaminofen.

  • Keparahan memar tergantung pada seberapa kencang bayi jatuh. Jika jatuhnya sangat kencang, maka dapat menyebabkan memar yang sangat parah. Dalam kasus seperti ini, penting untuk memeriksa bayi apakah ada cedera internal yang mungkin tidak terlihat di permukaan.

  • Pastikan bayi mendapatkan istirahat yang cukup, yang dapat meningkatkan proses penyembuhan alami.

Kapan Sebaiknya Bayi ke Dokter Jika Mengalami Memar Akibat Jatuh?

Bayi memar. Foto: Shutterstock

Anda harus segera membawa bayi ke dokter jika mengalami beberapa kasus berikut:

  • Memar terlihat tidak normal

  • Gusi bayi berdarah atau mimisan terus menerus

  • Memar terasa menyakitkan bahkan setelah beberapa hari

  • Memar tidak memudar dalam 14 hari

  • Ada benjolan di atas memar

  • Kepala bayi terbentur dan mengalami memar di belakang telinga

  • Bayi sulit menggerakkan kaki atau lengan akibat memar di lutut, pergelangan kaki atau tangan, dan siku

  • Ada pembengkakan signifikan di dalam dan di sekitar area memar atau tanda-tanda infeksi seperti nanah

Jadi perhatikan baik-baik ya, Moms. Jika bayi terbentur dan mengalami memar dengan ditambah beberapa gejala di atas, lebih baik segera bawa ke dokter untuk mendapatkan pengobatan terbaik.