Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 ยฉ PT Dynamo Media Network
Version 1.98.2
Pertolongan Pertama Saat Anak Keracunan Zat Kimia di Rumah
25 April 2018 13:08 WIB
Diperbarui 14 Maret 2019 21:09 WIB

ADVERTISEMENT
Suatu hari, tiba-tiba Anda terperanjat mengetahui si kecil menelan pembersih lantai yang masih belum Anda amankan setelah membersihkan rumah.
ADVERTISEMENT
Sial, batin Anda. Tapi, kondisi anak Anda lebih penting untuk segera Anda tangani dibanding mengutuki kecerobohan diri sendiri.
Bersikap tenang adalah kunci utama. Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah sigap menghubungi dokter terdekat. Di samping itu, Anda juga bisa mengupayakan pertolongan pertama saat anak keracunan zat kimia, seperti yang kumparanMOM (kumparan.com) rangkum berikut ini:
Sentuh pangkal tenggorokan
Sebelum bahan kimia yang tertelan kian terserap tubuh, buatlah anak Anda memuntahkannya. Caranya, sentuh dan tekanlah daerah sensitif yang bisa mendorong ia muntah, Moms. Yakni, pada pangkal tenggorokan atau tekak dengan ujung hari telunjuk Anda.
Rangsang susu dan telur mentah
Jika kondisi anak Anda masih sadar dan tidak pingsan, Anda pun bisa merangsang muntahnya dengan susu atau telur mentah. Berikan hanya jika anak sadar, agar makanan tersebut tidak masuk ke paru-paru si kecil.
ADVERTISEMENT
Miringkan kepala
Ketika anak bersiap muntah, miringkan kepala anak yang dalam kondisi sedang terbaring. Cara lain, Anda bisa membungkukkan badannya.
Hindarkan menundukkan kepala
Agar cairan muntahan tidak masuk ke hidung dan mengalami gangguan saluran napas, Anda juga perlu memastikan ia tidak menundukkan kepala.
Selain pertolongan pertama itu, sesegera mungkin bawa anak untuk mendapatkan pertolongan yang lebih baik dari tenaga medis, Moms. Jangan tunda!