Pesta Inklusif 2023, Serukan Kolaborasi Menuju Indonesia Ramah Disabilitas
·waktu baca 3 menit

Koneksi Indonesia Inklusif (KONEKIN), lembaga yang berfokus pada edukasi dan pemberdayaan disabilitas untuk mendorong ekosistem inklusif di Indonesia, menggelar Pesta Inklusif 2023. Acara ini digelar pada Sabtu, 16 Desember 2023 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Pesta Inklusif ini mengusung tema “Kolaborasi Pentahelix menuju Indonesia inklusif”, Pesta Inklusif 2023 mengajak berbagai pihak untuk mendorong inklusivitas di beragam sektor. Acara ini dibuka dengan tiga sesi diskusi publik yang menghadirkan tokoh-tokoh kompeten di bidang data, pendidikan, dan ketenagakerjaan.
Direktur Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil Ditjen Dukcapil Kemendagri Akhmad Sudirman Tavipiyono, Widiyanti Sri Lestari dari Kemensos RI, dan Lolly Suhenty selaku anggota Bawaslu hadir membuka diskusi publik pertama.
Diskusi publik pertama yang dimoderatori oleh Indriana Nugraheni dari Bappenas ini mengangkat tema “Data Akurat, Program Tepat”. Dialog ini membahas bagaimana penggunaan data yang komprehensif dapat menghasilkan rancangan-rancangan strategis untuk menghadapi isu khususnya isu disabilitas.
Berikutnya, “Pendidikan Inklusif Bukan Sekadar Jargon” menghadirkan narasumber-narasumber berpengaruh di berbagai macam sektor bidang pendidikan untuk membahas bagaimana agar pendidikan inklusif tidak hanya menjadi sekadar konsep belaka, tetapi menjadi panggilan moral dan tuntutan etika untuk membuka pintu pendidikan bagi setiap anak, tanpa terkecuali.
Di sesi ini, turut hadir Direktur Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus Kemendikbud Aswin Wihdiyanto, Direktur Eksekutif Wahana Inklusif Indonesia Tolhas Damanik, Guru sekaligus Influencer pendidikan Galih Sulistyaningra, dan Founder Remisi Agus Hasan Hidayat.
“Jadi kalau misalnya ada teman-teman yang bilang solusi dari penyelenggaraan pendidikan inklusif itu adalah pelatihan guru, 100 kali gurunya dilatih kalau stigmanya tidak hilang, tetap tidak akan ada hasilnya,” ujar Tolhas Damanik pada sesi tersebut.
“Kesempatan Kerja yang Setara dan Layak” hadir sebagai diskusi publik ketiga sekaligus diskusi publik terakhir yang menutup sesi Diskusi Publik di Pesta Inklusif 2023. Bagian ini membahas cara mencapai kesetaraan akses dan kesempatan bekerja di beragam sektor dengan narasumber yakni Direktur Bina PTKDN Siti Kustiati, Myra M. Hanartani dari APINDO, Stafsus Menteri Koperasi & UMKM M. Riza Damanik, dan dimoderatori oleh Marthella Rivera Sirait, CEO & Founder KONEKIN.
Bersamaan dengan itu, ada pula rangkaian kelas belajar yang diselenggarakan di Contemporary Art Gallery TMII dengan beberapa nama populer seperti Kiki MasterChef yang mengisi kelas “Resilience Berkarier di FnB”, kreator konten tuli Jennifer Natalie turut andil mengisi kelas belajar yang membahas bagaimana membuat konten yang bermakna di media sosial. Terdapat juga kelas belajar lainnya sepeti kelas UMKM, make up, dan kelas beasiswa.
Pesta Inklusif 2023 juga menggandeng puluhan penampil yang membuat acara semakin meriah, sebut saja Stand-up Comedian Dani Aditya, Rafi Sudirman, Rara Sudirman, Hasna Mufida, dan I’m Star Band.
Tak ketinggalan, kali ini KONEKIN menghadirkan agenda baru yakni “Playdate Inklusif” yang mengajak anak-anak disabilitas dan non-disabilitas usia tiga hingga tujuh tahun untuk bermain bersama. “Playdate Inklusif” juga mengajak anak-anak untuk beraktivitas seru sekaligus meningkatkan kreativitas bersama dalam satu ruang inklusif.
“Semoga pesan dan manfaat dari acara ini dapat tersampaikan kepada siapa pun yang hadir. Mari sama-sama berkolaborasi menuju Indonesia inklusif!” tutup Marthella.
