Polutan Bisa Masuk ke Usus Anak Lewat Lendir Tenggorokan? Ini Penjelasan Dokter

Selama ini, polusi udara pada anak lebih sering dikaitkan dengan gangguan pernapasan. Padahal, paparan polutan juga diduga dapat berhubungan dengan kesehatan saluran cerna, termasuk kondisi mikrobiota usus.
Hal ini menjadi salah satu pembahasan dalam materi mengenai hubungan polusi udara dan gut ecosystem di peresmian Gut and Immunity Council, di Penang Bistro Gatot Subroto, Jakarta, beberapa waktu lalu.
“Polusi udara punya hidden target yang mungkin jarang kita sadari, yaitu saluran cerna. Paparan polusi juga bisa berdampak pada mikrobioma usus dan mengganggu ekosistemnya,” ujar dr. Andy.
Dalam paparannya, Dokter Spesialis Anak Konsultan Gastrohepatologi, Dr. dr. Andy Darma, Sp.A, Subsp.GH(K), menjelaskan, polutan dari udara tercemar bisa ikut terbawa melalui lendir yang tertelan anak dari saluran pernapasannya.
Ya Moms, menurut dr. Andy, tubuh punya mekanisme yang disebut mucociliary clearance. Proses ini membantu membawa lendir beserta partikel yang terperangkap di dalamnya menuju tenggorokan dengan bantuan gerakan silia. Lendir kemudian bisa dikeluarkan atau tertelan.
Jadi, ketika lendir tertelan, partikel polusi yang terperangkap di dalamnya juga berpotensi ikut masuk ke saluran cerna.
Apa Pengaruh Polusi ke Kesehatan Pencernaan?
dr. Andy mengungkapkan, sekitar 70 persen sel imun tubuh berada di saluran cerna. Karena itu, interaksi antara mikrobiota usus dan sistem imun berperan penting dalam proses pematangan serta menjaga fungsi daya tahan tubuh anak.
Di sisi lain, paparan polusi udara juga perlu diperhatikan karena dampaknya ternyata tidak berhenti di saluran pernapasan. Partikel polusi yang terperangkap dalam lendir dan kemudian tertelan berpotensi ikut masuk ke saluran cerna. Menurut dr. Andy, paparan polusi juga dapat memengaruhi mikrobioma usus dan mengganggu keseimbangan ekosistem di dalamnya.
"Keseimbangan ekosistem di dalam usus akan terus berubah-ubah sampai usia anak 3 tahun. Polusi bisa mempengaruhi hal ini," tutup dr. Andy.
Jadi, Moms, menjaga kesehatan anak bukan hanya soal memastikan makanan yang dikonsumsi bergizi dan seimbang. Lingkungan tempat anak tumbuh juga punya peran penting. Dengan mengurangi paparan polusi dan menjaga kesehatan saluran cerna, Moms turut membantu mendukung sistem imun serta tumbuh kembang anak secara optimal.
