Porsi Makan Ideal untuk Bantu Jaga Daya Tahan Tubuh Anak

Di tengah pandemi virus corona, penting bagi orang tua untuk selalu menjaga daya tahan tubuh anak. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga rentan terinfeksi virus ini, sebab sistem kekebalan tubuh anak belum terbentuk dengan sempurna dan sekuat orang dewasa, Moms.
Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga daya tahan tubuh anak. Mulai dari mengajarkan kebiasaan membersihkan diri, memastikan anak cukup tidur, mengajak anak aktif bergerak meski #dirumahaja, hingga memberikan makanan bergizi seimbang dengan jumlah yang tepat dan jadwal yang teratur.
Menurut Ahli Nutrisi dr. Diana F. Suganda, Sp.GK, M.Kes hal terpenting yang harus dilakukan orang tua adalah memastikan porsi makan anak sudah mengandung gizi seimbang.
"Tidak sekadar kenyang, tapi pastikan makanan yang berikan kepada si kecil gizinya seimbang seperti mengandung karbohidrat, vitamin, serat, mineral, lemak, dan protein yang tinggi," kata dr. Diana saat memberikan materi live streaming Enfagrow bersama kumparan bertajuk "Tips Memilih Nutrisi Agar Terlindung Dari Virus", Selasa (21/4).
Lebih lanjut dr. Diana menjelaskan, selain membantu tumbuh kembang anak, konsumsi protein dalam jumlah yang cukup juga dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh si kecil. Tubuh yang kekurangan protein cenderung mudah lemas dan rentan sakit.
Namun sayangnya, kerap kali ibu lupa untuk memperhatikan protein dalam porsi makan anak. "Contohnya, anak sudah dikasih nasi, tapi ada perkedel. Nasi dan kentang sama-sama karbohidrat, jadi gizi yang lain tidak ada, termasuk protein" lanjut dr. Diana.
dr. Diana menjelaskan, ada banyak sumber protein yang sebetulnya mudah didapat, seperti protein hewani, yang terkandung dalam telur, daging, dan ayam. Untuk protein nabati, ada kacang-kacangan atau biji-bijian yang bisa Anda temukan pada tahu atau tempe.
Tapi bagaimana bila anak hanya mau makan makanan tertentu saja (picky eater)? Untuk orang tua dengan anak picky eater, dr. Diana memberikan tips untuk mengkreasikan makanan anak agar si kecil menyukainya.
"Di saat seperti inilah kreativitas Anda diuji. Mumpung lagi di physical distancing, di rumah aja, tidak ada salahnya untuk berkreasi di dapur menyajikan makanan yang menggugah selera anak. Misalnya, jika si kecil suka dengan perkedel, Anda bisa membuat yang sejenis seperti kroket kentang isi ayam wortel. Karbohidratnya bisa dari kentang, protein dari ayam dan telur, dan serat dari wortel," kata dr. Diana.
Ya Moms, untuk membuat anak mau makan apa saja atau tidak pilih-pilih makanan, memang bukanlah proses yang singkat. Orang tua pun harus sabar dalam membiasakan si kecil makan makanan bergizi dan bervariasi.
Tapi tak perlu khawatir, Anda juga bisa mengatasinya dengan menjadikan protein sebagai snacking untuk anak, misalnya membuat tempe dan tahu goreng, atau memberikan si kecil susu.
Tempe dan tahu adalah salah satu sumber protein nabati, sementara susu adalah sumber protein hewani yang jika dikonsumsi dalam jumlah yang cukup dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh di kecil. Cara ini juga bisa dilakukan untuk anak yang susah makan agar protein hariannya tercukupi.
Memastikan porsi makan anak sudah tepat sangat penting untuk jaga daya tahan tubuhnya di masa pandemi seperti ini. Tak hanya bantu tingkatkan imunitas, makanan bergizi juga akan menjaga kesehatan pencernaannya.
“Saat saluran cerna anak sehat, penyerapan nutrisi akan berjalan baik, metabolisme lancar, dan tubuh mendapat perlindungan dari virus sekalipun,” papar dr. Diana.
Selain karbohidrat, vitamin, mineral, serat, dan protein, mengonsumsi prebiotik yang dapat mendukung kesehatan saluran cerna si kecil. “Prebiotik adalah makanan bakteri baik di dalam saluran cerna yang baik untuk sistem pencernaan anak,” ujar dr. Diana.
Lebih lanjut dr. Diana mengatakan, prebiotik adalah senyawa natural dalam makanan yang tidak dapat dicerna usus dan berfungsi sebagai suplemen untuk mendorong pertumbuhan mikroorganisme baik dalam sistem pencernaan.
Tidak sulit untuk mendapatkan prebiotik, Moms. Anda bisa memulainya dengan menyajikan makanan yang kaya prebiotik, yang memiliki manfaat untuk perlindungan sistem pencernaan manusia. Salah satu makanan tersebut adalah Enfagrow A+ Stage 3 dan Stage 4, yang memiliki dua jenis prebiotik dalam formulanya yang terbukti secara klinis: polydextrose dan galactooligosaccharides atau yang biasa disebut dengan PDX dan GOS.
Selian diformulasikan dengan prebiotik (PDX dan GOS), Enfagrow A+ juga mengandung Beta-glucan yang telah teruji klinis memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan anak. Selain tentunya dapat meningkatkan daya tahan tubuh, senyawa ini juga dapat berfungsi dengan baik diiringi oleh senyawa lain seperti DHA, PDX, dan GOS.
Nah Moms, menjaga daya tahan tubuh anak ternyata tidak cuma sebatas butuh suplemen. Perhatikan saja porsi makannya dengan gizi seimbang dan berikan prebiotik yang baik untuk saluran pencernaannya.
Saluran cerna sehat, daya tahan tubuh anak optimal! Jangan lupa juga untuk memastikan anak minum air minimal 2-2,5 liter per hari ya, Moms.
Artikel ini merupakan bentuk kerja sama dengan Enfagrow
