Kumparan Logo

Sederet Perubahan pada Payudara Setelah Menyusui

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi payudara. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi payudara. Foto: Shutterstock

Perut bukan satu-satunya yang berubah atau mengembang selama kehamilan. Selama kurang lebih 40 minggu itu, payudara ibu juga akan bertambah besar! Ukuran payudara juga tidak akan mengecil setelah melahirkan, terutama bila ibu menyusui bayi.

Pertanyaannya, seperti apa payudara ibu setelah masa menyusui selesai? Jawabannya bisa berbeda-beda karena faktanya karena tubuh setiap wanita berbeda. Namun, ada beberapa perubahan yang umum dialami setiap ibu.

Bukan kendur lho, Moms! Mengutip WebMD, omongan soal payudara ibu akan jadi kendur setelah menyusui hanya mitos belaka. Aliran ASI memang dapat membuat kulit serta jaringan payudara meregang. Hal inilah yang membuat beberapa ibu merasa payudara mengendur. Namun, menyusui bukan penyebab perubahan bentuk pada payudara wanita.

Lantas apa yang berubah?

5 Perubahan pada Payudara setelah Masa Menyusui

Ilustrasi payudara. Foto: Shutterstock

1. Payudara bocor

Banyak ibu yang mengalami payudara bocor selama masa menyusui. Menurut Breastfeeding Network, hal ini terjadi ketika ibu mendengar bayinya menangis, saat ibu melewatkan sesi menyusui, atau bahkan ketika ibu terangsang secara seksual oleh suaminya.

Kondisi ini dapat berlanjut pada beberapa ibu menyusui, bahkan setelah mereka berhenti menyusui bayinya, karena dibutuhkan waktu sekitar 42 hari untuk jaringan di saluran payudara menyusut kembali pasca penyapihan.

Ilustrasi payudara. Foto: Shutterstock

3. Payudara menyusut

Menyusui mengubah payudara dengan meningkatkan ukurannya karena kelenjar susu yang membesar. Tetapi, begitu menyusui dihentikan dan produksi ASI pun berkurang, kemudian payudara akan menyusut untuk kembali ke ukuran aslinya.

Namun, payudara akan mulai tampak lebih kecil dari sebelumnya karena kulit dan jaringan lemak mulai bergeser akibat sebelumnya diregangkan.

4. Vena mulai memudar

Pada tahap awal kehamilan, Anda mungkin akan melihat bahwa semakin banyak pembuluh darah atau vena yang terlihat di bawah kulit di seluruh payudara. Mengutip Firstcry Parenting, hal ini terjadi karena volume darah meningkat hampir 40 persen selama kehamilan dan vena terlihat di bawah kulit payudara yang tipis.

Vena akan terus terlihat selama payudara membesar dan masa menyusui. Namun, vena justru akan mulai memudar setelah ibu berhenti menyusui bayinya. Sebab, saat payudara mulai menyusut, kulit menjadi lebih tebal dan suplai darah ke daerah payudara menjadi lebih sedikit.

Ilustrasi payudara. Foto: Shutterstock

5. Stretch mark memudar

Saat payudara menjadi lebih besar selama kehamilan dan menyusui, kulit mengembang untuk memberi jalan bagi semua jaringan baru, sehingga menimbulkan banyak stretch mark. Tanda umumnya dimulai dengan munculnya garis merah atau ungu dan bertahan selama masa menyusui.

Tapi, tampilan stretch mark akan mulai mereda setelah payudara mulai menyusut dan menjadi hampir tidak terlihat dalam waktu sekitar satu tahun setelah menyapih.

6. Payudara miring

Sebagian besar payudara wanita ukurannya tidak rata, dan perbedaan ini akan terlihat jelas selama kehamilan dan menyusui. Ukuran payudara yang berbeda juga dapat menyebabkan satu payudara memiliki lebih banyak saluran susu daripada yang lain.

Ukuran yang berbeda ini juga bisa mengubah bentuk dan penampilan payudara setelah menyusui menjadi lebih miring dari sebelumnya saat menyusut. Beberapa wanita mungkin akan melihat perbedaan hampir satu ukuran cup pada kedua payudaranya.

Penulis: Hutri Dirga Harmonis